Kamis, 9 April 2026

Ribuan Buruh Tangerang Akan Kepung Jakarta

Pihak buruh pun sudah melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian. Mereka menggelar rapat guna membahas aksi besar - besaran dari kaum buruh ini.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
LUSTRASI - Puluhan ribu buruh dari berbagai kalangan berjalan kaki memperingati hari buruh internasional atau Mayday di Kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (1/5). Para buruh yang tergabung KSPSI, KSBI, KSPI, FSB TSK, FSBI,GSPMII,OPSI,FSP LEM DAN SPIN rencananya akan berjalan menuju Istana Merdeka dan berorasi menuntut hak-haknya. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Perayaan Hari Buruh atau yang lebih dikenal dengan May Day beberapa hari lagi akan berlangsung. Tepat pada 1 Mei 2017 ini rencananya ribuan buruh dari Tangerang akan mengepung Jakarta.

Pihak buruh pun sudah melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian. Mereka menggelar rapat guna membahas aksi besar - besaran dari kaum buruh ini.

"Tadi perwakilan dari tim khusus buruh sudah mengadakan rapat dengan kami," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Triyani kepada Warta Kota, Jumat (28/4/2017).

Dalam aksi tersebut terdapat enam titik keberangkatan massa yang bertolak ke Jakarta. Dan satu titik kegiatan terpusat di Alun - alun Lapangan Ahmad Yani, Tangerang.

"Kami masih berkoordinasi dengan jajaran soal pembahasan aksi ini. Mulai dari pembicaraan tingkat Kapolsek sampai Kabag Ops untuk pengawalan pada May Day," ucapnya.

Para buruh akan bergerak dengan kendaraan roda dua dan empat guna menyuarakan aspirasinya di Ibu Kota. Hal itu pun berpotensi dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas.

"Pastinya kami kerahkan anggota guna meminimlisir kemacetan terutama pada akses jalan ke arah Jakarta," kata Triyani.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangerang, Suwandi mengungkapkan persoalan yang diangkat pada perayaan May Day ini yakni mengenai outsouching.

"Selain itu kami juga bicara masalah karyawan magang, meski ada Undang - undang itu yang merugikan para karyawan," tutur Suwandi.

Kaum buruh tersebut tiba di titik kumpul pada pukul 07.00. Beberapa titik yang menjadi konsentrasi di antaranya Ruko Sastra Plaza Jatiuwung dari masa FSPMI sebanyak 500 orang, Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dari massa KASBI 500 orang, dan Ruko Arcadia Batuceper dari massa SPSI KEP 600 buruh.

Ada pula di Terminal Cimone dari massa SPN sebanyak 100 orang, PT Panarub Industri 50 orang, serta PT cosson Kebon Besar sekitar 100 buruh.

Sementara itu jajaran Polres Tangerang Selatan juga melakukan penjagaan ketat guna mengawal aksi May Day ini. Ratusan personel disiagakan untuk mengamankan 50 bus buruh yang akan berangkat ke Jakarta.

"Aliansi buruh Tangerang Selatan menginduk ke Kabupaten Tangerang. Seperti Legok, Curug, dan Bitung," ungkap Kabag Ops Polres Tangsel, Kompol Hadi Supriyatna.

Titik kumpul massa di Kabupaten Tangerang berada di kawasan Balaraja, Cikupa, serta Pasar Kemis. Mereka berangkat ke Ibu Kota melalui Tol Bitung.

"Kami mengerahkan sekiar 570 anggota untuk pengamanan," imbuhnya.

Pola pengamanan dibagi dalam tiga skat. Mulai dari perbatasan Curug guna mengurai kemacetan di depan Tol Bitung.

"Personel yang dikerahkan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api dalam proses pengamanan ini," paparnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved