Sabtu, 11 April 2026

JK Nilai Pemerintahan SBY-Boediono Menzalimi Pengusaha Kecil

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pada pemerintahan SBY-Boediono, pengusaha kecil tidak dapat berkembang secara baik.

TRIBUNNEWS/AMRIYONO PRAKOSO
Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (11/4/2017). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pada pemerintahan SBY-Boediono, pengusaha kecil tidak dapat berkembang secara baik.

Sebab, kata JK, sejumlah kebijakan yang dibuat ia nilai telah merugikan pengusaha kecil dengan memberikan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tinggi kepada mereka.

"Pemerintah lima tahun lalu itu punya kesalahan kepada pengusaha kecil. Jadi mereka tidak berkembang karena bunganya tinggi," ujar JK di acara Kongres Ekonomi Umat MUI di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (24/4/2017).

Bunga yang dimaksud JK adalah bunga KUR, yang saat pemerintahan dia bersama SBY sebesar 10-11 persen, naik menjadi 23 persen pada pemerintahan selanjutnya.

Hal itu yang kemudian menurut JK menjadi alasan pengusaha yang sudah besar semakin kaya, dan pengusaha kecil semakin terpinggirkan.

"Itu adalah sebuah kezaliman yang terjadi di pemerintah lalu," katanya.

Dengan demikian, saat ini pemerintah mencanangkan bunga KUR akan kembali berkurang, yang sebelumnya mencapai 9 persen, akan menjadi 7 persen dalam waktu dekat. (Amriyono Prakoso)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved