Ini Video Evakuasi Sekeluarga yang Dikejar dan Diberondong Peluru Polisi
Satu keluarga nyaris tewas dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
WARTA KOTA, JAKARTA Peristiwa penembakan yang dialami satu keluarga saat coba menghindari razia Polisi di Lubuk Linggau membuat heboh media sosial.
Pasca beberapa pengguna Facebook mengupload video detik-detik kejadian yang menimpa keluarga tersebut.
Video yang diupload oleh Eko Prasetyaji, memperlihatkan dengan jelas bagaimana peristiwa yang menempa satu keluarga ketika mencoba menghindari razia Polisi.
Dimana para masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut langsung beramai-ramai mengerumuni lokasi kejadian, terlihat juga korban yang tertembak saat dikeluarkan dari dalam mobil.
Satu keluarga nyaris tewas dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Ini karena mengalami luka tembak lantaran diduga nekat menerobos razia petugas Mapolres Lubuklinggau pada hari Selasa (18/7/2018), sekitar pukul 11.30 WIB.
Satu keluarga asal Desa Belitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu yang nyaris tewas tersebut yakni Gatot Sundari (29) mengalami luka tembak dibagian punggung.
Sementara itu anggota keluarga lainnya yakni, Indra (35), mengalami luka tembak dibagian tangan tembus, Novianti (31), mengalami luka tembak bagian lengan sebelah kanan.
Lalu Dewi Arlina (39) mengalami luka tembak lengan bagian sebelah kiri tembus, Genta Wicaksono bocah usia (3) mengalami luka dibagian telinga sebelah kiri.
Sedangkan Galih bocah usia (6) tidak mengalami luka apa-apa.
Sementara Surini (50) harus mengalami nasib naas dan diduga tewas ditempat.
Karena mengalami luka tembak di bagian paha kiri satu lubang, luka perut sebelah kiri, dan tiga luka tembak dibawah payudara sebelah kanan.
Berdasarkan informasi dihimpun di lapangan kejadian bermula saat satu keluarga tersebut berangkat dari Desa Blitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Dengan menggendarai mobil Honda City nomor polisi (nopol) BG 1488 ON hendak menghadiri hajatan keluarganya di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.
Sesampainya di Kota Lubuklinggau mereka memilih melintas lewat jalan alternatif Lingkar Barat Kota Lubuklinggau.