Sabtu, 18 April 2026

VIDEO: Banyak yang Nyinyir Desain Masjid Raya, Ini Penjelasan Arsiteknya

konsep dalam desain bangunan sengaja dibuat dengan karakteristik budaya Betawi yang merupakan budaya lokal di Jakarta.

Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA Arsitek Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Adhi Moersid, menceritakan latar belakang tercetusnya ide desain masjid raya pertama yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta ini.

Adhi menjelaskan, konsep dalam desain bangunan sengaja dibuat dengan karakteristik budaya Betawi yang merupakan budaya lokal di Jakarta.

Baca: Pengunjung Kepanasan Saat Salat di Masjid KH Hasyim Asyari

Adhi menjelaskan, ada tiga konsep yang dipakai sebagai desain bangunan masjid.

Konsep tropis, membumi atau lekat dengan unsur kebudayaan lokal Betawi, serta permaculture atau konsep arsitektur yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk meningkatkan ketahanan pangan yang ada di daerahnya.

Baca: Masjid Raya Hasyim Asyari Pikat PKL, Pengemis, Hingga Pencuri Sandal dan Sepatu

Warga mengunjungi Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari di Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (16/4/2017). Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Sabtu kemarin, warga mulai berdatangan untuk beribadah hingga mengambil foto di kawasan masjid tersebut.
Warga mengunjungi Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari di Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (16/4/2017). Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Sabtu kemarin, warga mulai berdatangan untuk beribadah hingga mengambil foto di kawasan masjid tersebut. (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

"Masjid ini dikerjakan dengan apa adanya. Tetapi kan ada cita-cita yang memberi saya tugas dengan mengambil nilai-nilai lokalitas Betawi. Itu saya pegang teguh," ujar Adhi saat ditemui di Jakarta Barat, Sabtu (15/4/2017).

Adhi menjelaskan, konsep desain atau atap ini bercirikan atap pelana dan limasan di rumah Betawi Bapang dan Joglo.

Di masjid ini ditampilkan kembali dengan teknik baru menyesuaikan fungsi dan kebutuhan saat ini.

Begitu pula dengan ragam hias dan ornamen lama yang sangat kental terlihat di masjid ini.

Adhi mengatakan, selain membenamkan karakteristik Betawi, masjid ini juga di desain agar masyarakat sekitar bisa memanfaatkan lahan yang ada.

Urban agriculture

Adhi memasukan konsep karang tiri, dalam istilah Jawa yang berarti bisa bercocok tanam di sekitar rumah.

Dengan konsep ini, Adhi ingin menjadikan Masjid Raya KH Haysim Asyari menjadi masjid percontohan untuk masjid yang mengusung tema agrukultur.

Di sekitar kawasan masjid, masyarakat bisa menanam berbagai jenis tumbuhan hijau.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved