Jumat, 10 April 2026

Novel Baswedan Diteror

Mahfud MD Sebut Pihak yang Serang Novel Sebagai Orang Awam

Mahfud MD, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) datang mengunjungi Novel Baswedan di Rumah Sakit (RS) Mata, Jakarta Eye Center (JEC).

Rangga Baskoro
Novel Baswedan saat tiba di Rumah Sakit (RS) Mata, Jakarta Eye Center (JEC), Selasa (11/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Mahfud MD, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) datang mengunjungi Novel Baswedan di Rumah Sakit (RS) Mata, Jakarta Eye Center (JEC).

Pada kesempatan itu, Mahfud menyatakan penyesalannya atas sesuatu yg menimpa penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ini adalah serangan terhadap para pejuang antikorupsi, karena bagaimanapun Novel ini reputasinya dikenal sebagai orang yang sangat cekatan, disiplin, dan tegas di dalam memberantas korupsi dan sekarang terjadi ini pada Novel," kata Mahfud di RS Mata JEC, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4).

Ia juga menilai pihak yang mengancam Novel terkait dengan kasus yang telah atau sedang ditangani oleh KPK.

Kendati demikian, ia tidak bisa memastikan apakah menyangkut kasus mega korupsi e-KTP yang saat ini diketahui sedang ditangani oleh Novel.

"Sehingga lalu orang awam yang punya logika biasa-biasa saja, ini memang terkait dengan penanganan kasus korupsi. Cuma kan penanganan kasus korupsi banyak sekali, yang mana ini? Kan banyak, ada yang sedang berjalan, ada yang sedang di pengadilan, ada yang masih diselidiki. Bahkan ada juga yang sudag dihukum. Yang sudah ditangani oleh Novel ini. Semua ini tentu harus diselidiki oleh polisi," tuturnya.

Sebelumnya, wajah Novel disiram air keras oleh oknum tak dikenal.Peristiwa tersebut terjadi saat Novel hendak pulang ke rumahnya usai salat subuh.

Novel membutuhkan waktu lima menit berjalan kaki untuk sampai ke kediamannya.

"Karena jarak masjid dengan rumah kurang lebih hanya 30 meter. Saat di perjalanan dia dihampiri oleh dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor, dan langsung menghampiri Novel."

"Kemudian salah satu dari dua orang ini ya langsung menyiramkan air yang diduga kuat adalah air keras, ke arah wajah Novel," jelas Kapolres Jakarta Utara, Kombes Dwiyono. (m8)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved