Selasa, 14 April 2026

Jalan Tembus Tanjakan 45 Derajat Dibangun Warga di Pejaten Timur

Dia menjelaskan jalan tembus itu hanya untuk kendaraan roda dua. Diketahui lebar jalan sekitar 5 meter dengan panjang 15 meter.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Puluhan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan warga saling membantu membuat jalan tembus yang berada di belakang Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Jajaran Kecamatan Pasar Minggu bersama warga membangun jalan tembus yang memiliki tingkat kemiringan 45 derajat di RW 08 Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pembangunan jalan tembus itu sudah dilakukan sejak tiga minggu belakangan ini.

Puluhan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan warga saling membantu membuat jalan tembus yang berada di belakang Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Diharapkan jalan tersebut bisa digunakan untuk akses menuju arah Kramat Jati, Jakarta Timur. Atau tembus ke arah Condet dan Rumah Sakit Polri.

Dahulunya, lokasi pembangunan jalan tembus dekat dengan tempat pembuangan sampah sementara.

Namun, saat ini sudah dibebaskan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan.

"Rencana jalan memang sudah ada. Tapi belum terealisasi. Jalannya ada di belakang Stasiun Pasar Minggu, Kelurahan Pejaten Timur," kata Camat Pasar Minggu, Eko Kardianto saat dihubungi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/4).

Dia menjelaskan jalan tembus itu hanya untuk kendaraan roda dua. Diketahui lebar jalan sekitar 5 meter dengan panjang 15 meter.

"Iya disana tanjakan 45 derajat," tutur dia.

Menurutnya lokasi tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah sementara. Karena sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

"Bukan (TPS-red). Sudah dibebaskan tidak segera dibangun, jadi penuh pohon. Dan sampah warga sekitar. Memang kontur tanahnya yang ekstrim," ucap dia.

Pembangunan jalan tembus yang dilakukan swadaya RW 08 dan Kecamatan Pasar Minggu dilakukan secara bertahap.

Jika sudah bisa dilewati sepeda motor, jalan itu bisa digunakan oleh warga. Karena sedang dilakukan pemerataan tanah.

"Dicicil saja pengerjaannya. Karena kami lakukan pelebaran jalan sejak tiga minggu lalu," tutur dia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved