Jumat, 17 April 2026

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Bantah Pernah Berpesan 'Jangan Galak' kepada Ganjar Pranowo

Pada sidang pekan lalu, Ganjar mengaku bertemu Setya Novanto di bandara, dan berpesan agar tidak galak selama pembahasan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPR Setya Novanto keluar dari Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, Selasa (13/12/2016). Setya Novanto diperiksa senagai saksi dengan tersangka Sugiharto, terkait dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Ketua DPR Setya Novanto menegaskan tidak pernah berpesan kepada Ganjar Pranowo saat menjadi anggota Komisi II DPR RI, terkait pembahasan KTP elektronik alias e-KTP.

Pada sidang pekan lalu, Ganjar mengaku bertemu Setya Novanto di bandara, dan berpesan agar tidak galak selama pembahasan.

"Saya tidak pernah sampaikan begitu kepada Pak Ganjar," kata Setya Novanto saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Setya Novanto mengatakan tidak tahu sebab Ganjar memberikan kesaksian mengenai pembicaran mereka yang dianggapnya tidak pernah ada.

"Ya saya juga kaget dia bilang begitu," ujar Novanto.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membenarkan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR RI Setya Novanto, terkait pembahasan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012.

Pertemuan tersebut terjadi sekitar tahun 2011 atau 2012, saat Ganjar menjabat Wakil Ketua Komisi II, dan Setya Novanto menjabat ketua Fraksi Partai Golkar. Pertemuan tersebut berlangsung di Bandara Ngurah Rai, Bali.

"Kita jumpa dalam situasi yang sama-sama ke pesawat, tapi saya masuk lebih dulu. Saya didatangi. 'Jangan galak -galak soal e- KTP," ungkap Ganjar Pranowo di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Ganjar kemudian menjawab bahwa tidak lagi memiliki urusan terkait e-KTP, karena sudah selesai.

"Oh ya saya bilang sudah selesai," cetus politikus PDI Perjuangan itu. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved