Pencurian
Pria Dituduh Maling Motor Dimasukkan Gerobak Usai Tewas Dikeroyok
Polisi mengusut kasus pengeroyokan terhadap Endi setelah mendapat fakta bahwa dia bukan maling.
Akibatnya Endi mengalami luka tusuk di punggung dan kepala. Dia sekarat
Syafi'i mengatakan, usai terkapar dan sekarat warga memasukkan Endi ke dalam gerobak. Lalu membawanya keluar dari Gang Pasti.
Di luar gang, rupanya ada beberapa teman Endi yang sedang mencari pria itu.
Rekan-rekannya kaget mendengar Endi dikeroyok lantaran hendak mencuri motor. Dia lalu dilarikan ke rumah sakit oleh beberapa rekannya.
Lupa
Kanit Reskrim Polsek Tambora, Ajun Komisaris Antonius, mengatakan, Endi bukan maling.
"Dia hanya orang mabuk yang lupa dimana menaruh motornya," kata Antonius ketika dihubungi, sore ini.
Polisi mendapat fakta itu dari rekan-rekan Endi yang membawanya ke RS Tarakan.
Rupanya sebelum mabuk Endi sempat menitipkan motor di salah satu rekannya.
Tapi dia lupa bahwa telah menitipkan motor itu. Dia kaget saat melihat motornya tak ada di tempat ia menaruh sebelum mabuk.
"Dia sangka motor itu dicuri, lalu dia cari sambil dalam kondisi mabuk," kata Antonius.
Padahal teman yang ia titipi motor itu sedang menunggu Endi mengambil motornya.
"Makanya kami selidiki orang-orang yang mengeroyoknya," kata Antonius. Tindak pengeroyokan diselidiki agar masyarakat tak terbiasa main hakim sendiri.
Saat ini pihaknya masih memburu tiga pengeroyok lainnya. Antara lain Farhan (22), Alfian (18), dam Oki Alamsyah (19).(ote)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170404pria-dituduh-maling-motor-dimasukkan-gerobak-usai-tewas-dikeroyok_20170404_123943.jpg)