Susi Susanti dan Alan Budikusuma Kembali Gelar Daihatsu Astec Open
Setelah meraih sukses pada penyelenggaraan tahun lalu, ajang bulutangkis bertajuk Daihatsu Astec Open 2017 siap bergulir lagi.
"Kami melihat di Riau dan Lampung juga memiliki sentra-sentra pembinaan bulutangkis yang cukup baik. Karena itu demi pemerataan kami memberikan kesempatan kepada Riau dan Lampung," jelas Alan.
Begitu pula untuk kawasan Jawa Timur, jika tahun lalu dimainkan di Surabaya, kini bergeser sedikit ke Malang.
Sementara untuk kota-kota lainnya tetap dipertahankan dengan berbagai pertimbangan.
Sama seperti penyelenggaraan tahun lalu, Alan pun menargetkan di masing-masing seri akan mampu menyedot rata-rata 500 peserta.
Sedangkan untuk di seri terakhir di Jakarta bisa dua kali lipatnya.
"Kalau di daerah memang masih minim sarana pertandingannya. Jadi kalau dipaksakan lebih dari 500 peserta risikonya pertandingan akan berlangsung hingga tengah malam. Hal ini tentu tidak bagus juga bagi para peserta," tukas Alan lagi.
Di sisi lain, pada penyelenggaraan tahun ini panitia juga memberikan ketentuan baru yakni para peserta di masing-masing seri hanya boleh bermain sesuai wilayahnya masing-masing.
Dengan kata lain, pemain yang berdomisili di Sumatra hanya boleh bermain di seri Pekanbaru dan Bandarlampung.
Begitu pula di Balikpapan khusus bagi pemain di wilayah Kalimantan ditambah Bali dan NTB.
Di Makassar khusus untuk pemain di wilayah Sulawesi ditambah dari Papua, Ambon, NTT.
Begitu pun di seri Malang dan Semarang hanya untuk pemain-pemain di wilayah Jawa. Sementara di seri grand final tidak dibatasi asal daerahnya.
Tak hanya itu, mulai pergelaran tahun ini pun para peserta yang tampil akan memperoleh poin rangking PBSI.
Seperti dijelaskan Kepala Bidang Pemasalan dan Komunitas PBSI Eddy Prayitno, untuk para peserta turnamen seri yang digelar di luar Jakarta akan mendapatkan poin daerah.
Sedangkan untuk putaran grand final di Jakarta mendapatkan poin nasional yang nilainya lebih besar.
"Setiap peserta Daihatsu Astec Open nantinya akan mendapatkan poin yang akan diakumulasi di akhir tahun. Jika mampu masuk di peringkat 8 besar maka mereka berhak diundang untuk mengikuti Master Junior 2017 yang digelar di Surabaya pada Desember mendatang," jelas Eddy Prayitno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170403-daihatsu-astec-open_20170403_175554.jpg)