Selasa, 14 April 2026

Di Bekasi, Puluhan Kilometer Jalan Masih Berupa Tanah

Sekitar 85 kilometer ruas jalan di Kabupaten Bekasi masih berupa tanah dan tidak dilengkapi infrastruktur memadai.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ruas jalan penghubung Kota Bekasi dengan DKI Jakarta di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, yang rusak parah. 

WARTA KOTA, BEKASI-Sekitar 85 kilometer ruas jalan di Kabupaten Bekasi masih berupa tanah.

Tidak hanya itu, jalan tersebut juga belum tersentuh infrastruktur oleh pemerintah daerah seperti pembangunan trotoar dan taman, sehingga ruas jalannya tampak kumuh.

"Pendataan kami, kurang lebih 85 kilometer jalan dari total panjang 929 kilometer di Kabupaten Bekasi masih berupa tanah, " ujar Kepala Sub Bidang Infrastruktur dan Transportasi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi, Fuad Hasan pada Senin (3/4).

Fuad menjelaskan, seluruh jalan itu tersebar di 19 dari 23 kecamatan yang ada di wilayah setempat.

Mengingat banyaknya lokasi itu, maka pemerintah membagi empat wilayah sasaran pembangunan.

Untuk wilayah utara adalah Kecamatan Babelan, Tambun Utara, Tarumajaya dan Muaragembong. Lalu di wilayah selatan meliputi Kecamatan Cikarang Pusat, Setu, Serangbaru, Cibarusah dan Bojongmangu.

 Sedangkan di wilayah pusat seperti Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung dan Cikarang Barat.

Terakhir wilayah timur di Kecamatan Sukatani, Karangbahagia, Pebayuran, Sukakarya, Kedungwaringin, Tambelang dan Cabangbungin.

"Pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan skala prioritas pembangunan berdasarkan hasil musyawarah dan perencanaan pembangunan (musrenbang)," katanya.

Menurut dia, pembagian pembangunan wilayah ini untuk  mempermudah pemerintah dalam mengetahui sejauhmana pembangunan daerah.

Kedepan, hasilnya akan dirasakan oleh masyarakat karena pembangunan dilakukan secara merata.

Dia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan tanah menjadi beton dialokasikan menggunakan dana dari dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017.

Pembangunan, kata dia, dilakukan oleh dinas teknis yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi dengan biaya hinggar ratusan miliar.

Sekretaris Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Henry Lincoln memproyeksikan, biaya pembangunan jalan itu berkisar Rp 500 miliar lebih dengan menggunakan dana APBD 2017.

Pembangunan jalan juga diiringi dengan penataan trotoar sehingga ruas jalan tampak indah dan nyaman digunakan oleh pejalan kaki.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved