Selasa, 28 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Djarot‎ Berpeci di Surat Suara Putaran Kedua, Ini Komentar Anies Baswedan

Anies mengatakan akan tampil seperti pada Pilkada DKI putaran pertama, yakni mengenakan baju putih lengkap dengan peci hitamnya.

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Desain surat suara yang akan digunakan pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Ada perubahan pada foto Djarot Saiful Hidayat, yang kini mengenakan peci. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan tidak mengubah slogan dan gambar dalam surat suara Pilkada DKI 2017 putaran kedua, meskipun dalam desain surat suara yang baru, Djarot‎ Saiful Hidayat kini memakai peci. 

Baca: Anies: Kok Cuma Djarot yang Pakai Peci di Surat Suara, yang Satunya Enggak?

Anies mengatakan akan tampil seperti pada Pilkada DKI putaran pertama, yakni mengenakan baju putih lengkap dengan peci hitamnya.

"Kami yakin enggak usah revisi, kita tetap tampil autentik apa adanya," kata Anies di Patal Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017), 

Baca: Pakai Peci di Surat Suara Putaran Kedua, Djarot: Yang Memopulerkan Itu Bung Karno

Anies juga tidak khawatir jika perubahan desain surat suara dari rivalnya tersebut akan mengganggu warga dalam memilih calon pemimpinnya nanti.

Menurut Anies, warga sudah tahu mana yang autentik dan mana yang tidak. 

Baca: Djarot Pakai Peci, Sandi : Kita Harus Buat Lagi Jargon Baru Nih

"‎Kalau itu gampang, warga bisa tahu, kok. Kalau kami brand-nya enggak gonta-ganti, kami yakin. Ini kita senang ditiru juga, dan meniru itu artinya mengakui‎," tutur Anies.

Anies menambahkan, dia dan Sandiaga Uno memilih mengenakan peci sebagai simbol kebangsaan dalam pencalonannya di Pilkada DKI 2017 putaran dua.

‎ ‎"Kami pakai ini adalah lambang dari kebangsaan. Jika anda seorang Indonesia, pakailah peci, karena lambang dari kebangsaan," ucap Anies.

Anies juga heran dengan perubahan yang dilakukan, karena yang memakai peci hanya Djarot.

Sementara, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) tidak mengenakannya. Padahal, sebagai simbol kebangsaan, peci sebaiknya dipakai oleh kedua-duanya.

"Saya malah heran yang satu (Ahok) kok enggak pakai ya. Kalau ini (peci) lambang kebangsaan harusnya pakai dong‎," kritik Anies.

Pada putaran pertama, peci identik dengan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Bahkan, slogan untuk pasangan yang diusung Gerindra dan PKS tersebut dalam adalah 'Coblos pecinya". Dalam surat suara Pilkada DKI putaran pertama, hanya pasangan Anies-Sandi yang mengenakan peci.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved