Pilkada DKI Jakarta
Pengguna Facebook Sering Memakan Isu Mentah-mentah Tanpa Proses Tabayun
Rully Akbar, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menjelaskan, pengguna Facebook saat ini lebih mudah termakan isu mentah-mentah.
WARTA KOTA, PULOGADUNG - Rully Akbar, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menjelaskan, pengguna Facebook saat ini lebih mudah termakan isu mentah-mentah.
Mereka, kata dia, jarang melakukan sebuah klarifikasi terhadap suatu keadaan atau kondisi tertentu.
"Iya, bisa dibilang pengguna Facebook sering memakan isu mentah-mentah, tidak ada proses tabayun," ujarnya di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Selasa (21/3/2017).
Baca: Anies-Sandi Ungguli Ahok-Djarot di Facebook
Kata Rully, hal itu bukan tanpa sebab, karena segmentasi pengguna Facebook lebih didominasi mereka yang memiliki pendidikan rendah.
Mudahnya akses, serta penyebaran tautan berita yang mudah dilakukan, membuat suatu berita menjadi mudah diterima oleh pengguna Facebook.
Sementara di Twitter, akses tersebut, kata Rully, terbatas 140 karakter. Selain itu, mereka yang menggunakan twitter hanya kalangan tertentu.
"Beda media sosial, beda orang, beda juga pemahamannya terkait isu tertentu," jelasnya. (Amriyono Prakoso)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/survei-lsi-denny-ja-soal-pengguna-media-sosial-di-pilkada-dki-jakarta_20170321_145343.jpg)