Minggu, 19 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Selain Pecat Lulung, Djan faridz Juga Akan Pecat Anggota DPRD DKI yang Berbeda Haluan

Pemecatan tersebut dilakukan karena sikap politik Lulung yang tak sejalan dengan PPP.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Murtopo
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Ketua Umum Partai Persatuan pembangunan (PPP) Djan Faridz, menegaskan bahwa pihaknya telah memecat Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana, Senin (13/3/2017). 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz, menegaskan bahwa pihaknya telah memecat Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Senin (13/3/2017).

Pemecatan tersebut dilakukan karena sikap politik Lulung yang tak sejalan dengan PPP

Baca: Dukung Anies-Sandi, Haji Lulung: Sudah Lama Saya Minta Dipecat

"Semalam kami rapat lagi, kami sepakati himbauan DPP tidak diindahkan (Lulung). Akhirnya DPP sepakat memecat Ketua DPW DPP DKI, Haji Lulung," kata Djan dalam konferensi pers di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017). 

Baca: PPP Djan Faridz Pecat Haji Lulung karena Dukung Anies-Sandi

Sikap politik tidak sejalan tersebut, dimana Djan telah mendeklarasikan mendukung pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor 2, Ahok-Djarot. 

Baca: Didukung Haji Lulung, Sandiaga Uno: Lima Minggu Lagi Kita Punya Pemimpin Baru

Sementara, Lulung lebih memilih untuk mendukung pasangan calon nomor tiga yaitu Anies-Sandi.

"Pada hari Kamis kami rapat membicarakan khusus masalah ini. Selain itu, kami sejak awal juga sudah berulang kali melayangkan surat peringatan karena DPW tidak mengindahkan," ujarnya.

"Sebenarnya kami ingin sekali menarik kembali ke rumah besar PPP. Meski sudah mendapat peringatan 1,2,3 kami masih bersedia menghapuskan, tapi apa yang kami harapkan tidak. (Lulung) Malah secara terbuka deklarasi pada dukungan yang berbeda," katanya.

Bahkan hingga Senin (13/3/2017), Djan mengaku masih terus menghubungi Lulung.

Agar tetap bisa mendukung sikap politiknya. Namun, ponsel yang dihubunginya tidak direspon.

"Beliau jelas melanggar AD/ART. Kami juga pecat termasuk anggota DPRD DKI yang memberikan dukungan pada paslon yang berbeda dengan DPP," katanya. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved