Target Penjualan Tiket Domestik GATF 2017 Dipatok Naik Hingga 80 Persen
Penjualan tiket penerbangan ke berbagai tujuan wisata domestik meningkat tiap tahunnya dalam Garuda Indonesia Travel Fair (GATF).
Penulis: |
WARTA KOTA, SENAYAN -- Penjualan tiket penerbangan ke berbagai tujuan wisata domestik meningkat tiap tahunnya dalam Garuda Indonesia Travel Fair (GATF).
GATF 2017 phase 1 yang resmi dibuka pada Jumat (10/3) pagi, diharapkan mampu mendorong komposisi penjualan tiket wisata domestik hingga 80 persen.
Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan Garuda Indonesia tetap mempertimbangkan bahwa GATF tidak hanya mendorong penjualan maupun promosi outbound (tujuan penerbangan ke luar negeri), bahkan sekarang kontribusi penjualan destinasi top ten yang sudah ditetapkan pemerintah dalam GATF makin meningkat.
“Jadi di tahun 2015, penjualan domestik sekitar 60 persen dan 40 persen tujuan internasional. Tahun 2016 kontribusinya 75:25 dan kami harapkan tahun ini bisa tembus sampai 80-20 sehingga top ten destinasi kita menjadi favorit dunia internasional maupun domestik,” ungkap Arif Wibowo saat pembukaan GATF 2017 fase 1 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (10/3).
GATF yang sudah dimulai sejak 2014 untuk setahun dua kali ini, tahun ini sudah memasuki tahun ketiga.
Pelaksanaan GATF phase 1 dan 2 tahun 2016, dikunjungi sekitar 140 ribu orang dengan penjualan mencapai Rp430 miliar atau naik dari tahun sebelumnya yang 117 ribu pengunjung dengan total penjualan Rp236 miliar.
“Di tahun 2017 ini, kami menargetkan (di Jakarta saja—red) 77 ribu pengunjung datang ke GATF phase pertama dengan penjualan Rp207,3 miliar, dan secara nasional kami targetkan Rp380 miliar,” kata Arif Wibowo.
Menurut Arif Wibowo, meskipun Garuda Indonesia telah mengembangkan metode online selling, namun penjualan offline masih tetap diminati para pelanggan.
Di masa mendatang, face to face selling juga akan terus dilakukan karena yang dipromosikan tidak sekedar penjualan tiket tapi juga suasana GATF yang memproosikan destinasi wisata.
“Kami sudah pelajari, dari antusiasme dan animo masyarakat di seluruh Indonesia, ternyata face to face selling juga masih diperlukan karena ada atmosfer tersendiri buat para traveller yang ingin benar-benar menikmati perjalanan baik domestik maupun internasional,” sambungnya.
Arif menambahkan, online travel fair bagi calon penumpang internasional juga dilakukan untuk 10 destinasi prioritas.
GATF ini juga menghadirkan mitra binaan dari berbagai daerah yang menampilkan berbagai produksi seperti perajin batik, tenun, perak dan handycraft.
GATF 2017 phase 1 diawali di kota Medan dan Palembang pada 3-5 Maret 2017 lalu dan mulai hari ini hingga 12 Maret 2017 juga digelar di 21 kota lainnya yaitu, Batam, Tanjungkarang, Jambi, Padang, Banda Aceh, Bandung, Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, Denpasar, Lombok, Kupang, Pontianak, Balikpapan, Makasar, Menado, Kendari, Ambon, Timika, dan Jayapura.
Dalam rangka mendukung pengembangan potensi ekonomi kreatif nasional, dilakukan pula penandatanganan kerjasama Garuda Indonesia dengan Badan Ekonomi Kreatif.
Garuda Indonesia akan mendukung bidang riset, edukasi, pengembangan ekonomi kreatif, akses permodalan, infrastruktur, pemasaran, regulasi, dan hubungan antarlembaga dan wilayah yang dilaksanakan Badan Ekonomi Kreatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170310target-penjualan-tiket-domestik-gatf-2017-dipatok-naik-hingga-80-persen_20170310_161100.jpg)