Pilkada

Dana Kampanye yang Dihabiskan Calon Bupati Petahana Paling Tinggi

Dalam masa kampanye selama 3,5 bulan ini, pasangan Neneng-Eka Supriatmadja menghabiskan uang hingga Rp 2,987 miliar.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Nur Ichsan
Suasana debat Pilkada Bekasi di Kompas TV. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Bupati Petahana Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengeluarkan dana kampanye hingga miliaran rupiah untuk ajang Pilkada pada Rabu, 15 Februari 2017. 

Baca: KPU DKI Ancam Paslon yang Tidak Laporkan Dana Kampanye

Dalam masa kampanye selama 3,5 bulan ini, pasangan Neneng-Eka Supriatmadja menghabiskan uang hingga Rp 2,987 miliar.

Jumlah ini rupanya lebih tinggi dari dana kampanye empat pasangan calon lainnya.  

Baca: Kampanye Hitam Anies-Sandi di Duri Kepa, Panwaslu Kota Jakbar Periksa Novi

Baca: ICW Bingung Dana Kampanye Agus-Sylvi Cuma Rp 9,1 Miliar

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bekasi, Idham Kholik menyatakan, semua laporan dana kampanye itu layak dan sesuai.

Menurut dia, hal ini juga tidak menyalahi aturan, sebab sumbernya jelas dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.

"Maksimal kan Rp 25 miliar dan mereka di bawah semua. Sejauh ini laporan dana kampanye itu layak dan sesuai," ujar Idham Kholik pada Senin (13/2).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bekasi, pasangan nomor urut 5 dan diusung oleh Partai Golkar ini berasal dari sumbangan pasangan calon.

Urutan kedua disusul oleh calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Sa'aduddin-Ahmad Dhani.

Pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS ini mengeluarkan anggaran hingga Rp 2,4 miliar.

Dana kampanye itu berasal dari pasangan calon, parati politik dan sumbangan kelompok.

Berikutnya pasangan calon nomor urut 1 Meiliana Kadir-Abdul Kholik yang menghabiskan dana hingga Rp 2,398 miliar. Sumbernya dari pasangan calon dan partai yang mengusungnya.

Lalu pasangan nomor urut 3 dari independen, Obon Tabroni-Bambang Sumaryana yang menghabiskan dana hingga Rp 2,389 miliar.

Dana itu diperoleh dari sumbangan perorangan dan pasangan calon.

Terakhir, pasangan nomor urut 4 dari independen, Iin Farihin-KH. Mahmud.

Pasangan ini menghabiskan uang sebanyak Rp 229 juta yang berasal dari sumbangan perseorangan dan pasangan calon.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved