Cari Ikan di Polder Air, Bocah Tewas Tenggelam
Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi petugas, beberapa jam usai tenggelam di penampungan air tersebut.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI -- Seorang bocah bernama Rija Abdul (8) tewas tenggelam saat mencari ikan di sebuah polder air samping SMK Bina Karya Mandiri I, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (12/2) pagi.
Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi petugas, beberapa jam usai tenggelam di penampungan air tersebut.
Wakil Ketua Satuan Tugas pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono mengatakan kejadian berawal saat korban bersama ketiga temannya melintas di lokasi.
Saat itu, mereka melihat beberapa ikan berenang di kolam penampungan air tersebut.
"Mereka lalu berinisiatif menangkap ikan di sana menggunakan alat seadanya," kata Karsono pada Minggu (12/2).
Karsono mengatakan, karena tak kunjungvmendapat ikan, korban kemudian terjun ke penampungan air tersebut seorang diri. Tanpa Rija ketahui, bahwa kedalaman polder itu mencapai lima meter.
"Diduga korban tidak mengetahui kedalaman polder, sehingga meloncat ke dalam air," katanya.
"Korban yang tidak ahli berenang, kemudian berteriak meminta bantuan," tambahnya.
Ketiga rekannya yang mengetahui hal itu langsung panik.
Mereka lalu melaporkan hal ini ke warga sekitar termasuk orangtua korban yang beralamat di Gang Masjid Al-Mukmin RT 03/18, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu.
"Rekan korban tidak bisa menolong, karena mereka tidak bisa berenang juga," jelasnya.
Warga setempat kemudian bergegas ke lokasi. Sayangnya, setibanya di sana tubuh Rija telah tenggelam ke dalam polder. Warga kemudian melaporkan hal ini ke petugas SAR.
"Beberapa jam kemudian, tubuh korban berhasil kami evakuasi. Sayangnya saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya.
Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur AKP Kasran menambahkan saat dievakuasi petugas, jenazah Rija dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
Sementara pihak keluarga menganggap peristiwa yang dialami oleh Rija merupakan musibah dan telah mengikhlaskan kepergiannya.
"Kami minta kepada orangtua harus mengawasi anaknya, terutama yang berusia anak-anak hingga remaja tentang bahaya bermain di polder air. Polder air memiliki kedalaman lima meter lebih karena berfungsi sebagai penampung air ketika hujan," kata Kasran. (faf)