Selasa, 14 April 2026

Tenis

Skill Petenis Pelatnas Kembali Diuji di Combiphar Tennis Open 2017

Pelti kembali menurunkan sederet petenis andalan Indonesia yang tergabung dalam pelatnas untuk kembali mengikuti Combiphar Tennis Open 2017.

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Banu Adikara

WARTA KOTA, SEMANGGI - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) kembali menurunkan sederet petenis andalan Indonesia yang tergabung dalam pelatnas untuk kembali mengikuti Combiphar Tennis Open 2017.

Ajang ini dinilai bisa membantu mengasah kemampuan dan menambah jam terbang para petenis sebelum mereka terjun ke gelanggang SEA Games 2017 tujuh bulan mendatang.

Berlangsung pada tanggal 4 - 26 Februari, Pelti kembali mengirim petenis andalan Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Sunu Wahyu Trijati, Aditya Hari Sasongko, dan petenis muda berbakat Justin Bakri.

Para peraih medali emas di PON XIX Jabar, yakni Anthony Susanto, Arief Rahman, Panji Untung, dan Iqbal Bilal juga bakal diturunkan untuk menghadapi para petenis tangguh dari 20 negara lain.

Turnamen ini merupakan turnamen perdana di tahun 2017 setelah sebelumnya diselenggarakan dua kali pada Agustus 2016, dan November 2016 lalu.

Total hadiah yang disediakan adalah USD 45.000, lebih banyak dari turnamen terakhir yang hanya USD 30.000.

Ketua Umum Pelti, Wibowo Suseno Wirjawan pada Selasa (31/1) mengatakan, ajang ini jadi salah satu kesempatan baik bagi para petenisnya untuk membuktikan diri di kancah persaingan internasional.

Wibowo menjelaskan, Combiphar Tennis Open 2017 kali ini diikuti oleh para petenis dengan ranking yang jauh lebih baik dari turnamen sebelumnya.

"Pesaing yang ikut di tahun ini juga lebih berat dari sebelumnya. Banyak petenis dengan ranking di nomor 200 besar yang ikut, " kata Wibowo.

Level tersebut, kata Wibowo, jauh diatas Christopher yang merupakan petenis nomor satu Indonesia di sektor tunggal putera saat ini.

Untuk diketahui, Christopher sendiri sekarang bertengger di ranking 445 dunia kategori tunggal putera. Sedangkan petenis terbaik kedua Indonesia saat ini, David, masih berada di posisi 740 dunia.

Sementara itu, petenis dengan ranking terbaik yang akan berlaga di Combiphar Tennis Open 2017 nanti adalah Ti Chen dari Taiwan yang kini berada di posisi 260 dunia.

Menurut Wibowo, semakin banyak para petenis hebat yang mengikuti pertandingan, maka kemampuan Christopher dan kasan-kawan akan lebih cepat terasah ketimbang hanya berlatih di pelatnas.

"Mereka harus ketemu lawan-lawan yang lebih baik dari mereka, baru bisa berkembang. Kalau tidak, ya tidak akan optimal, " kata Wibowo.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved