Selasa, 12 Mei 2026

Empat Lift Dipasang di Koridor 13 dan Jembatan Hubungkan Halte CSW dengan MRT Dibangun

Jalan layang di koridor 13 Ciledug-Kapten Tendean akan dilengkapi dengan lift sebanyak empat unit.

Tayang:
Penulis: Mohamad Yusuf |
Twitter/patriksir
Sejumlah netizen mengunggah foto-foto jembatan penumpang busway Transjakarta, yang dinilai sangat potensial membuat warga kesulitan. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Jalan layang di koridor 13 Ciledug-Kapten Tendean akan dilengkapi dengan lift sebanyak empat unit.

Lift tersebut untuk memfasilitasi penumpang karena kondisi halte yang ketinggiannya mencapai 23 meter.

Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Budi Kaliwono, mengatakan bahwa empat lift itu akan difokuskan pada halte CSW (Centrale Stichting Wederopbouw) dan Velbak.

"Saat ini, kami sedang lakukan pengukuran ketinggian dan pengadaan lift. Nantinya lift itu akan kami fungsikan berbarengan dengan operasional koridor 13 pada 22 Juni mendatang," kata Kaliwono, di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2017).

Jembatan halte Transjakarta koridor 13 paket Taman Puring, yang berlokasi di simpang CSW, perempatan Jalan Sisingamangaraja - Panglima Polim - Kyai Maja - Trunojoyo, dalam pengerjaan tahap akhir, Sabtu (7/1/2017).
Jembatan halte Transjakarta koridor 13 paket Taman Puring, yang berlokasi di simpang CSW, perempatan Jalan Sisingamangaraja - Panglima Polim - Kyai Maja - Trunojoyo, dalam pengerjaan tahap akhir, Sabtu (7/1/2017).

Lift itu lanjut Kaliwono, akan memudahkan penumpang menuju halte yang berada di ketinggian 23 meter tersebut.

Termasuk, untuk memudahkan penumpang pindah ke halte Mass Rapid Transit (MRT) nantinya.

"Jembatan itu akan kami bangun untuk memudahkan penumpang baik dari atau ke halte CSW dan halte MRT. Jaraknya 50 meter," katanya.

Namun, lanjut Kaliwono, pembangunan jembatan itu baru dibangun pada Juni nanti.

Sejumlah netizen mengunggah foto-foto jembatan penumpang busway Transjakarta, yang dinilai sangat potensial membuat warga kesulitan.
Sejumlah netizen mengunggah foto-foto jembatan penumpang busway Transjakarta, yang dinilai sangat potensial membuat warga kesulitan.

Pasalnya, operasional MRT baru akan dilakukan pada Maret 2019 mendatang.

"Kami yakin , semuanya akan berjalan dengan tepat waktu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Tak Sebidang Dinas Bina marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan proses pembangunan jalan layang koridor 13 sudah mencapai 99,5 persen.

"Saat ini, masih ada dua paket yang paling ujung, butuh penyelesaian karena di lokasi tersebut masih ada lahan yang harus dibebaskan. Itu yang masih menjadi kendala," katanya.

Lokasi yang harus dibebaskan itu adalah di paket Adam Malik, dimana sebenarnya warga telah siap melepas lahan, hanya tinggal menunggu pembayaran.

Lalu, lokasi lainnya berada di paket Kostrad. Kondisinya masih sama, warga hanya tinggal menunggu pembayaran saja.

"Kami harapkan, di akhir Februari 2017 sudah selesai semua, 100 persen semuanya," harapnya.

Tangga halte bus Transjakarta koridor XIII di dekat perempatan CSW, atau dekat kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang mendapat kritikan masyarakat karena halte itu sangat tinggi dan menyulitkan warga untuk menaiki bus.
Tangga halte bus Transjakarta koridor XIII di dekat perempatan CSW, atau dekat kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang mendapat kritikan masyarakat karena halte itu sangat tinggi dan menyulitkan warga untuk menaiki bus.
Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved