Modalku Luncurkan Aplikasi Pinjaman Modal Usaha Pertama di Indonesia
Modalku, pionir layanan peer-to-peer lending, akan memanfaatkan tahun 2017 untuk membangun ekonomi Indonesia yang lebih kuat dengan mendukung UKM.
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, PALMERAH - Modalku, pionir layanan peer-to-peer lending di Indonesia, akan memanfaatkan tahun 2017 untuk membangun ekonomi Indonesia yang lebih kuat dengan mendukung perkembangan UKM lokal yang berpotensi.
Untuk mencapai misi tersebut, Modalku meluncurkan aplikasi pinjaman modal usaha pertama Indonesia.
Konsisten dengan visi mereka memberdayakan UKM, Modalku meluncurkan aplikasi mobile Modalku Dana Cepat yang merupakan aplikasi pinjaman modal usaha pertama di Indonesia.
Aplikasi ini memberikan akses pinjaman modal usaha tanpa agunan yang lebih mudah dan cepat bagi UKM yang membutuhkan.
Iwan Kurniawan, Co-Founder dan COO Modalku menjelaskan, Modalku Dana Cepat adalah proses aplikasi online yang singkat, aplikasi dapat diselesaikan hanya dalam waktu 10 menit. Selain waktu notifikasi pinjaman yang cepat, peminjam juga dapat mendaftar untuk pinjaman hingga Rp 2 miliar dan tenor hingga 24 bulan.
“Statistik terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa di antara total pengguna internet di Indonesia yang mencapai 132,7 juta penduduk, hampir 73 persen mengakses internet melalui mobile devices dan tablet. Karena itu, kami yakin bahwa peluncuran Modalku Dana Cepat akan memperluas akses pinjaman modal usaha tanpa agunan bagi UKM yang berpotensi,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/1).
Modalku juga telah melakukan ekspansi ke Bandung dan sekarang memiliki kantor perwakilan resmi di Kota Kembang untuk memperluas jangkauan fasilitas pinjaman modal usaha bagi UKM setempat.
Modalku juga telah menempatkan tim yang berdedikasi mendukung UKM Bandung. Ke depannya, Modalku berharap dapat membuka cabang di kota-kota lain agar semakin banyak UKM Indonesia yang mendapatkan akses ke pinjaman modal usaha.
"Kami bersyukur karena Modalku memulai tahun 2017 dengan kuat. Kami telah memfasilitasi pinjaman ke lebih dari 125 UKM dengan jumlah pinjaman lebih dari Rp 62 miliar, sambil mempertahankan tingkat kredit macet 0 persen," imbuh Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku.
Sementara itu, kata Reynold, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan tingkat pengembalian menarik di atas bunga deposito ataupun obligasi.
Seiring menyambut tahun 2017 yang baru, Modalku juga merilis logo baru yang mencerminkan kelancaran aliran modal dari pemberi pinjaman ke UKM, serta filosofi dan visi Modalku untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Karena masih banyak UKM layak namun belum layak kredit di Indonesia, Modalku berharap model bisnis peer-to-peer lending dapat merevolusi kegiatan penyaluran fasilitas kredit bagi UKM yang berpotensi dan membutuhkan.