Senin, 13 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Ini Alasan Polisi Akan Periksa Cawagub Sylviana Murni Besok

Polisi akan meminta keterangan mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni.

Editor: Suprapto

WARTAKOTA, PALMERAH-- Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, penyelidik ingin mendalami dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kwarda Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.

Oleh karena itu, polisi akan meminta keterangan mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni.

Sylvi diduga memiliki informasi berkaitan dugaan korupsi tersebut.

"Yang jelas ini sebagai pihak yang mengetahui informasi berkaitan dengan itu (korupsi). Ini penggalian keterangan dan informasi," ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Sylvi dijadwalkan dimintai keterangan pada Jumat (20/1/2017) di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang sementara bertempat di gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Boy berharap Sylvi bisa hadir memenuhi undangan itu.

"Dalam undangan dimohon hari Jumat untuk hadir untuk dapat memberikan keterangan informasi sepanjang yang beliau ketahui," kata Boy.

Undangan tersebut dilayangkan dalam bentuk surat bernomor B/Pk-86/2017/Tipidkor. 

Penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sprin.lidik/04/I/2017/Tipidkor tanggal 6 Januari 2017 sesuai Laporan Informasi Nomor: LI/46/XI/2016/Tipidkor tanggal 24 November 2016.

Ini kata Sylviana 

 Calon Wakil Gubernur DKI Sylviana Murni mengomentar pemeriksaan suaminya, Gde Sardjana, oleh polisi terkait kasus makar.

Menurut mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini, pemanggilan suaminya ini sebagai upaya untuk menjegal dirinya menuju kursi orang nomor dua di Jakarta.

"Kita serahkan saja kepada Tuhan karena Dia yang tahu segalanya. Saya anggap ini sebagai ujian menuju sesuatu yang baik," tegasnya saat menghadiri perayaan Maulid Nabi di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016) pagi.

Sylviana Murni menganggap pengaitan pemanggilan suaminya, Gde Sarjana dengan kampanye hitam merupakan hal yang berlebihan.

Namun ia mengaku tak mau ambil pusing soal tersebut, karena Sylviana Murni yakin sang suami tak terlibat dalam upaya tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved