Terlalu Lelet, Pembangunan By Pass Pluit Dipertanyakan, Kapan Selesainya
Pembangunan jalan By Pass Pluit membentang di sepanjangJalan Pluit Barat Raya.
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pembangunan by pass Pluit dinilai terlalu lambat, sehingga dipertanyakan karena tidak kunjung selesai.
WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Sejumlah warga dan pengendara di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, mempertanyakan akan jadwal rampungnya pembangunan jalan By Pass Pluit.
Misalnya disampaikan Ade (33), selaku warga di Kelurahan Pluit, mengklaim, jika pada pembangunan yang dilakukan setahun yang lalu itu cukup lamban dikerjakan.
Terpantau sebagian tiang atau pilar pada pembangunan di By Pass Pluit tersebut berdiri tegak.
Terlihat, ada sebagian yang sudah rampung dibangun dan ada juga yang hingga kini masih dalam pengerjaan.
Terpantau, hanya lima orang pekerja tengah bekerja tepat di salah satu pilar pembangunan By Pass Pluit tersebut.
Di lokasi juga terlihat sejumlah alat berat bertengger tepat di bagian bawah pembangunan itu, namun tak beroperasi.
"Kalau ditanya kapan rampungnya, saya enggak tahu pak. Saya cuman bekerja di sini. Memang pembangunannya ini sudah dari pertengahan tahun yang lalu. Ya belum selesai. Kan panjang pak, ada lebih dari puluhan kilo ini pak," kata salah seorang pekerja proyek di pembangunan By Pass itu, Senin (2/1/2017).
Terpantau, pembangunan jalan By Pass Pluit membentang di sepanjangJalan Pluit Barat Raya.
Arus lalu lintas (lalin) di sepanjang Jalan Pluit Barat Raya pun dialihkan.
Sejumlah pengendara yang melintas dari wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dari Jalan Pluit Barat, dialihkan ke Jalan Pluit Permai.
Sementara bagi pengendara yang ingin mengarah ke PLTGU dan melintasi Jalan Pluit Barat, juga melintas di Jalan Pluit Permai.
Baca: Proyek Turap Waduk Pluit Terhambat Sedimen Lumpur
Baca: Jalan By Pass Perimeter Utara-Dadap Hanya Untuk Truk
Para pengendara motor maupun mobil yang melintas dari Jalan Pluit Indah Raya menuju PLTGU juga diialihkan untuk melintas ke Jalan Pluit Karang Indah Timur atau tepat Jalan Pluit Karang Timur.
"Sebenarnya, bagus jika dibangun By Pass. Penyebab salah satunya ini itu macet dan berdebu. Kan Jalan Pluit Barat itu dialihkan. Enggak bisa pengendara melintas, di sepanjang Jalan Pluit Barat. Bisa ya bisa tapi di tengah-tengahnya, itu dialihkan ke Jalan Pluit Permai. Harus memutar, dan macet ujung-ujungnya. Saat enggak ada pembangunan ini, Jalan Pluit Barat memang kawasan yang macet. Seharusnya itu, pemerintah harus quick respons. Selesaikan cepat By Pass ini," kata Edi.
Edi, yang bekerja di salah satu perusahaan di Kawasan Pluit, mengatakan, akan lambannya para pekerja proyek pembangunan By Pass.
Bagi Edi, sudah seharusnya pemerintah melakukan pengecekan pembangunan itu.
"Harusnya pemerintah bisa menengok ke sini. Apa kurang segini pembangunannya, atau ada yang salah, bahkan itu pembangunan bagian harus dipercepat yang mana. Dapat disimpulkan kan oleh si pemerintah itu. Dapat masyarakat gunakan By Pass ini dengan cepat itu sudah cukup bagus," katanya.
Sementara warga lainnya, Herdian (38), mempertanyakan hal yang sama terkait hal rampungnya akan pembangunan By Pass Pluit.
Menurut dia, selain pembangunan itu sudah membuat Kawasan Pluit macet, pengerjaannya pun cukup lamban.
"Ya memang lamban kok. Setiap hari kerja saya lewatin di Jalan Permai lanjutnya ke Pluit Karang Timur kalau menuju ke Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), atau juga ke PLTGU, itu macet. Memang bagus mengurai kemacetan apabila di By Pass Pluit ini sudah rampung. Tetapi, kalau masih begini (tahap pembangunan) ya tetap saja macet pak. Pagi, siang juga sore juga macet. Dipertanyakan, pembangunan yang berjalan setahun lebih ini kapan selesainya?" katanya.
Sementara itu, Benhard Hutajulu, Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Kota Administrasi Jakarta Utara merespon baik akan adanya pembangunan By Pass Pluit.
Dikatakannya singkat, By Pass Pluit dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Kawasan Pluit.
"Wah, itu bagus loh kalau jadi pembangunannya. Memang, pembangunan itu kalau enggak salah tanggungjawabnya di Dinas (Bina Marga) DKI Jakarta. Kalau sudah jadi, bagus karena betul-betul dipastikan Kawasan Pluit itu bebas dari yang namanya kemacetan. Strukturnya saya enggak detail paham, hanya saja saya yang juga warga Jakarta, memang perlu akan By Pass itu. Elevated tidak menganggu struktur bangunan warga yang lain kan. Bahkan bisa digunakan By Pass itu untuk semua kendaraan," kata Benhard.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, yakni Yusmada Faizal tidak memberikan tanggapan kala Warta Kota mencoba mengkonfirmasi, baik dari via telepon atau juga dari layanan pesan singkat SMS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lelet_20170102_204815.jpg)


