Taman Situ Lembang Tak Hanya Ramai Pengunjung tapi Ramai Sampah
Keramaian Taman Situ Lembang terkait adanya posko tim pemenangan Ahok-Djarot yang mereka namai Rumah Lembang atau Balai Rakyat.
WARTA KOTA, MENTENG - Taman Situ Lembang yang penuh dengan pohon dan tanaman perdu merupakan salah satu taman sebagai paru-paru kota Jakarta saat ini ramai pengunjung, pedagang, dan sampah.
Berlokasi di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, taman yang biasanya terlihat sepi pengunjung, saat ini mendadak menjadi ramai pengunjung.
Mis (43), seorang ibu yang bekerja sebagai penjaga Taman Lembang, menuturkan kalau Taman Lembang saat ini ramai pengunjung dari luar.

Sebagian rumput Taman Situ Lembang yang mengering karena terinjak-injak saat pengunjung ramai berdatangan untuk bersantai di kawasan taman.
Pasalnya, keramaian Taman Situ Lembang terkait adanya posko tim pemenangan Ahok-Djarot yang mereka namai Rumah Lembang atau Balai Rakyat.
Namun, keramaian Taman Situ Lembang tidak serta merta terlihat bagus.
Pantauan Warta Kota, banyak sampah-sampah non-organik berupa gelas plastik, tisu, kotak nasi bekas dan lainnya yang merusak keindahan taman.
Selain itu, banyak pedagang kaki lima yang mencoba peruntungan di Taman Situ Lembang.
Karena animo pengunjung Rumah Lembang terbilang ramai.
Pun terlihat, para relawan dan warga lainya mendatangi Taman Situ Lembang tengah santai menikmati suasana sejuk sambil duduk-duduk di atas rumput.
Padahal, terpampang jelas papan aturan dan larangan setiap sudut taman bagi pengunjung.
"Dilarang menginjak rumput, dilarang merusak fasilitas taman, dilarang merusak taman, dilarang menggunakan kendaraan bermotor, dilarang membuang sampah dan puntung sembarangan, dilarang berjualan, dilarang minum minuman keras dan membuang kemasan beling, dilarang menebang atau merusak pohon. Sesuai perda 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum," tulisan papan informasi.
Mis mengungkapkan pengawasan terhadap Taman Lembang sudah sesuai aturan.
Seperti, mengingatkan pengunjung akan kebersihan dan keindahan taman.
"Pengawasan kita tetap seperti biasa selalu dengan aturan yang ada cuman kan yang ada disana tugas PKL (pedagang kaki lima) dari Pamong Praja," kata Mis kepada Warta Kota beberapa waktu lalu.
Mis tak pungkiri dirinya mengaku senang dengan adanya kegiatan kampanye, lanjutnya, Taman Lembang jadi tidak terlihat sepi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161229taman-situ-lembang-tak-hanya-ramai-pengunjung-tapi-ramai-sampah_20161229_135028.jpg)