Minggu, 12 April 2026

Investasi

Bangun Pabrik Ketiga di Cakung, Axioo Kucurkan Rp100 Miliar Lebih

Axioo, merk gadget lokal yang eksis sejak 2004, mulai membangun pabrik ketiga di Jalan Inspeksi PAM, Cakung, Jakarta Timur.

Penulis: |
Warta Kota/Aloysius Sunu Dirgantoro
Axioo Windroid 9G menggunakan dua sistem operasi, yakni Windows dan Android. Windows yang disematkan adalah Windows 8 dan Android 4.4 Kit Kat. 

WARTA KOTA, CAKUNG -- Axioo, merk gadget lokal yang eksis sejak 2004, mulai membangun pabrik ketiga di Jalan Inspeksi PAM, Cakung, Jakarta Timur.

Pembangunan pabrik yang dilakukan secara bertahap itu menelan dana sekitar Rp100 miliar.

Samuel Law, CEO PT Tera Data Indonusa sebagai produsen gadget Axioo mengatakan bahwa investasi yang dibenamkan untuk pembangunan pabrik itu dilakukan bertahap, mulai pengadaan tanah, pendirian bangunan, dan pengisian perlengkapan.

"Investasi kami di tempat ini, nggak bisa kami sebut persis berapa totalnya, mungkin di atas Rp100 miliar, karena dilakukan bertahap, dari tanah, bangunan sampai pengadaan mesin," tuturnya di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (8/12).

Menurut Samuel, ada beberapa fase pengembangan pabrik ketiga itu.

Fase pertama adalah menjalankan tiga line produksi yang memiliki kapasitas produksi 3-4 ribu unit per hari.

Pengoperasian pabrik pada fase awal itu akan disesuaikan dengan kapasitas penjualan.

Pabrik itu memiliki kapasitas produksi maksimal antara 25-30 ribu unit per hari.

Pabrik itu menempati lahan seluas 10.900 meter persegi.

Pembangunan pabrik ketiga itu diharapkan selesai pertengahan tahun depan, sehingga pada akhir tahun 2017 sudah bisa operasional.

"Awalnya mungkin yang dioperasikan baru seluas 5.800 meter persegi. Kalau produksi sudah optimal, akan ada layer lagi hingga 14 ribu meter persegi," sambungnya.

Saat ini, mayoritas produk Axioo masih dipasarkan untuk pasar dalam negeri.

Kontribusi penjualan paling besar adalah berupa smartphone yang mencapai 40 persen, kemudian produk tablet 30 persen, dan produk PC 30 persen.

Sejak 2006, Axioo mendesain sendiri produknya. Bahkan ada satu model yang digunakan di delapan negara.

Model tersebut diproduksi di masing-masing negara tersebut, namun lisensinya tetap dari Axioo.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved