Jumat, 1 Mei 2026

FL Technics Siap Berkontribusi dalam Industri Aviasi Nasional

Fasilitas FL Technics yang berada di Indonesia akan memulai layanan Line Maintenance bagi semua maskapai yang beroperasi menuju atau dari Bandar Udara

Tayang:
Warta Kota/Andika Panduwinata
Manajemen FL Technics saat memberi keterangan pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (1/12/2016). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Penyedia layanan MRO (Maintenance, Repairand Overhaul) industri penerbangan berbasis one-stop-shop, FL Technics, melalui perusahaan cabang yang berlokasi di Jakarta, PT. Avia Technics Dirgantara (FL Technics Indonesia), mengumumkan kehadirannya di industri aviasi nasional.

Perusahaan PMA yang belum lama ini dianugerahi sertifikasi DGCA sebagai salah satu dari 145 perusahaan yang diakui oleh Approved Maintenance Organization (AMO) mengajak para relasi bisnis serta rekan-rekan media untuk memaparkan visi misi serta inovasi-inovasi layanan yang dimiliki perusahaan.

Dalam kesempatan ini, FL Technics memiliki tiga pemaparan yang hendak ditujukan kepada khalayak ramai, yaitu Building Awareness, Educate & Build Interest dan Build Consideration.

Building Awareness atau membangun kesadaran akan eksistensi FL Technics dalam ranah publik, maupun industri.

Pada dasarnya untuk memperkenalkan identitas perusahaan, serta menggabungkan visi-visi global perusahaan seiring dengan kiprah perusahaan di Indonesia.

Adanya pemaparan yang diberikan mengenai bagaimana layanan-layanan diberikan melalui fasilitas-fasilitas yang berbeda dibanding perusahaan-perusahaan MRO sejenis di Indonesia.

Educate & Build Interest pada dasarnya adalah edukasi serta pengembangan minat industri yang telah berjalan terhadap berbagai variasi layanan yang ditawarkan oleh FL Technics.

Sedangkan Build Consideration merupakan pemaparan prinsip usaha perusahaan, yaitu Flexibility dan Quality .

Flexibility merupakan gambaran bagaimana layanan-layanan FL Technics dapat memberi benefit kepada para klien potensial.

Sementara Quality lebih kepada pendekatan bagaimana meyakinkan pelaku industri untuk menjadi mitra MRO potensial.

Dengan diraihnya penghargaan AMO 145 memungkinkan FL Technics untuk melakukan perawatan terhadap armada-armada seperti Airbus A319/A320/A321 serta Boeing 737 NG/CL di fasilitas MRO Asia yang terletak di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Bangunan seluas 9000 m2 dapat menampung tiga pesawat berbadan lebar sekaligus.

“Penampilan fisik sangat krusial bagi setiap perusahaan Eropa yang ingin berkiprah di Asia. Melalui kantor perwakilan ini, kami telah banyak melakukan kegiatan pelatihan, memasok suku cadang serta pengadaan produk PBH (Power-By-The-Hour) di wilayah terdekat. Namun demikian, untuk ukuran perusahaan MRO, hanya memiliki kantor saja tidak cukup. Pada 2015, kami menyewa hanggar MRO di bandara utama di Jakarta, lalu memasuki 2016 kami berinvestasi lebih jauh dengan memasukkan unsur standar Eropa sekaligus membentuk tim spesialis MRO. Kini, dengan bangga saya dapat menyatakan FL Technics hadir secara penuh di Asia, dan kami akan terus berada disini,” ungkap Zilvinas Lapinskas, CEO FL Technics, saat ditemui awak media termasuk Wartakotalive.com di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (1/12).

Fasilitas FL Technics yang berada di Indonesia akan memulai layanan Line Maintenance bagi semua maskapai yang beroperasi menuju atau dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Lanjut Zilvinas Lapinskas, CEO FL Technics, dalam waktu dekat perusahaan ini akan bekerjasama dengan Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, Kalstar Aviation, Airfast Indonesia, K-Mile Air dan maskapai lainnya.

“Saat ini kami memiliki tim kuat sebanyak 40 spesialis perawatan dan staf lainnya yang didatangkan dari Eropa dan juga berasal dari Indonesia. Kami berencana untuk memperbesar tim sebanyak 250 orang di tahun 2017 ketika basis operasi perawatan akan mulai diresmikan,” ucap Martynas Grigalavicius, Kepala MRO Centre Indonesia FL Technics.

“Ada sekitar 500 pesawat berbadan ramping Airbus dan Boeing yang beroperasi di Indonesia, Thailand, Vietnam dan negara Asia Pasifik lainnya. Kesemuanya memerlukan dukungan kualitas MRO yang mumpuni, tak lain demi keselamatan para penumpang. Bagi maskapai, hal ini memungkinkan mereka untuk mencapai tingkat efisiensi yang diinginkan dan menerima kepercayaan penuh dari komunitas penerbangan internasional. Kami berharap dengan adanya pengalaman ‘khas Eropa’ ini dapat membuat para maskapai mencapai targetnya semaksimal mungkin," tambahnya. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved