Kamis, 9 April 2026

Giliran Kabupaten Tangerang yang Diterjang Banjir

Menurut data sementara dari BPBD Kabupaten Tangerang jumlah korban banjir di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.168 Kepala Keluarga (KK).

Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi banjir. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Setelah di sejumlah titik Kota Tangerang dilanda banjir, kini di Kabupaten Tangerang pun dihantui genangan air.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersiaga dalam menghadapi musibah banjir, dari kemarin hingga kini diguyur hujan lebat.

Wilayah yang terdampak banjir seperti di Kecamatan Kelapa dua, Kecamatan Pasar Kemis, Kecamatan Legok, Kecamatan Curug Kecamatan Cikupa dan Kecamatan Rajeg.

Baca: Horee, Wilayah Kosambi Sudah Dibangun Polsubsektor

Dengan kondisi tersebut Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, kondisi banjir di wilayahnya masih disebabkan kondisi sungai dan anak sungai yang tidak bisa menampung debit air, sehingga meluap ke pemukiman warga.

Sungai yang ada mengalami pendangkalan dan drainase kurang baik membuat kondisi air naik.

"Banjir di wilayah Kabupaten Tangerang masih disebabkan kurang baiknya drainase dan pendangkalan sungai yang ada, saya sudah intruksikan Kadis Bina Marga agar mengecek kondisi sungai dan pintu-pintu air yang menyebabkan banjir," ujar Zaki pada Rabu (16/11/2016).

Baca: Normalisasi Kali Tak Rampung, Warga Kampung Pondokcabe Kebanjiran Terus

Zaki mengimbau kepada para Camat agar terus memonitor wilayahnya, mana saja yang tedampak genangan sebelum banjir tiba, sehingga penanganannya lebih cepat dan masyarakat terus memperhatikan lingkungan, saluran-saluran yang mampet segera dibenahi dengan bergotong royong bersama warga.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar terus menjaga lingkungan, dengan meningkatnya intensitas hujan jangan sampai saluran-saluran di lingkungan mampet dan mengakibatkan banjir. Kepada camat agar terus memonitor wilayahnya yang terdampak bencana banjir lebih tanggap bersama-sama masyarakat," ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Tangerang, Agus Suryana menjelaskan, kondisi banjir di beberapa wilayah disebabkan drainase dan luapan sungai. Sementara untuk sekarang pihaknya mengaku siap siaga dalam penanganan baik membuat posko-posko banjir maupun siaga penyaluran logistik kepada korban banjir.

Baca: Warga Total Persada Tangerang Masih Kelelep Banjir 2 Meter

"Saat ini, kami siaga untuk penanganan banjir, karena kondisi cuaca masih terus menerus turun hujan dipastikan kondisi air terus naik," kata Agus.

Untuk hari ini kondisi air masih naik di Kecamatan Pasar Kemis.

Untuk penanganan pemerintah Kabupaten Tangerang melalui BPBD telah menyiapkan tenda darurat untuk posko banjir di setiap titik banjir yang ada di wilayah kecamatan.

"Kami sudah mengirim tenda untuk posko banjir seperti di Kecamatan Pasar Kemis, sudah dikirim empat tenda untuk penanganan, logistik pun sudah dikirim secepatnya," paparnya.

Menurut data sementara dari BPBD Kabupaten Tangerang jumlah korban banjir di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.168 Kepala Keluarga (KK), masing masing tersebar di tujuh Kecamatan.

Ketinggian air berbeda-beda di Kecamatan Kelapa Dua Perumahan islamic center mencapai 40-50 centimeter, kecamatan Curug, Desa Curug Wetan, Kampung Koleks mencapai 30-50 centimeter, kecamatan Legok, Desa Caringin, Perumahan Griya Permai Legok dan Desa Palasari Kp Pasir Gaok 20-30 centimeter, Kecamatan Cikupa Kampung Bitung, Kecamatan Panongan, Desa Ciakar Perum Duta Asri 40-50 cm, Kecamatan Pasar Kemis, ketinggian air mencapai 50-60 centimeter.

Baca: Lalu Lintas Lumpuh di Total Persada, Motor Banyak yang Mogok

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved