Eksklusif Warta Kota

Perkenalkan, Pak Tarno, Satu-satunya Perajin Rotan Bertahan dan Tersisa di Pasar Minggu

Sepanjang jalan raya Kalibata sampai Pasar Minggu, sebelum ini, lekat di ingatan, identik dengan banyaknya pengrajin rotan.

Perkenalkan, Pak Tarno, Satu-satunya Perajin Rotan Bertahan dan Tersisa di Pasar Minggu
Warta Kota/Nurfitri Aprilia
Pak Tarno, satu-satunya pengrajin rotan yang masih bertahan dan tersisa di Pasar Minggu. 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Sepanjang jalan raya Kalibata sampai Pasar Minggu, sebelum ini, lekat di ingatan, identik dengan banyaknya pengrajin rotan.

Pasalnya, selama kurang lebih 50 tahun, para pengrajin rotan menduduki lokasi tersebut sebagai tempat usaha mereka sampai beberapa generasi.

Namun, sejak tahun 2014 lokasi sentra pengrajin rotan yang berada di Jalan raya Pasar minggu, Jakarta Selatan sudah resmi digusur.

Baca: Begini, Gaya Beda Plt Gubernur DKI Terima Keluhan Warga, Dibandingkan Ahok

Hal ini disampaikan oleh Tarno (43), satu-satunya pengrajin rotan yang tersisa di jalan raya pasar minggu tersebut.

Menurut Tarno, penggusuran pengrajin rotan ini dikarenakan lahan yang digunakan merupakan milik PT KAI dan pihak pengelola merasa terganggu dengan adanya pengrajin rotan, yang sebagian besar dianggap telah merusak pagar pembatas untuk meluaskan areal dagangannya.

rotan

Selain itu, PT KAI juga menjelaskan bahwa areal tersebut akan diubah menjadi trotoar dan zona hijau bagi pejalan kaki.

"Sebelumnya, memang banyak disini, ada sekitar 20an pedagang rotan tapi semenjak 2014 ya digusur, kalo kata orang KAI nya sih pedagang ini mengganggu pandangan masinis, karena kebanyakan udah lewatin bates pagar PT KAI," ungkapnya.

Baca: Hantu Bocah Laki-laki Ini Bikin Shock Cewek Bule yang Selfie di Mobilnya

Namun, meski pengrajin rotan tersebut digusur, pemda setempat memberi relokasi tempat baru di Pasar Minggu.

Meski begitu, pengrajin-pengrajin tersebut tidak menempatinya karena menurut yang disampaikan oleh Tarno para pedagang mengeluhkan lokasi yang tidak strategis untuk berjualan rotan.

rotan

Tarno sendiri mengaku sebelumnya bukanlah pengrajin rotan, meski pria bertubuh kecil ini orang asli Cirebon, namun sejak tinggal di Jakarta dirinya memang tidak pernah membuka usaha sebagai pengrajin rotan.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved