Koran Warta Kota
Intel Pantau Tempat Ibadah
Jumlah tempat ibadah di Ibu Kota Jakarta terlalu banyak, sehingga jajaran Polda Metro Jaya hanya akan menerjunkan intel untuk antisipasi teror bom
1. 16 Orang Langsung Diamankan
Bom berdaya ledak rendah dilemparkan seseorang ke sebuah gereja di Samarinda, Kalimantan Timur. Empat anak kecil jadi korban luka-luka.
WARTA KOTA, PALMERAH -- Polresta Samarinda sudah mengamankan 16 orang yang diduga kenal dengan Johanda (terduga pelaku bom Samarinda) dan ada kaitannya dengan teror bom tersebut.
Ke-16 orang ini terdiri atas 11 pria dan lima perempuan. Hingga Minggu (13/11) malam, mereka masih diperiksa intensif.
Berdasarkan pengamatan Tribun Kaltim di Mapolresta Samarinda, tadi malam, terdapat dua gelombang penjemputan orang-orang yang diduga erat kaitannya dengan pelaku bom tersebut.
Polisi juga menyita barang bukti berupa berupa kendaraan roda dua dan senjata api.
Beberapa perwira polisi terlihat berada di Mapolresta Samarinda, mulai dari Kanit Jatanras, Kasat Reskrim, Kasubag Humas, hingga Wakapolresta.
Namun, belum ada yang mau memberikan keterangan resmi. "Belum selesai, masih diperiksa terus ini, mau dikembangkan lagi," kata Wakapolresta Samarinda, AKBP Vendra Riviyanto kepada Tribun.
Pascakejadian meledaknya bom di Gereja Oikuemene, yang terletak di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda, aparat gabungan polsi bekerja ekstra untuk mengungkap kasus terorisme tersebut.
Mapolresta Samarinda menjadi sentral dari pengungkapan kasus kali ini, namun aparat lainnya dari Polda Kaltim, Detasemen B Brimob, hingga anggota TNI juga tampak sibuk diakhir pekan ini.
Dari pantauan Tribun di Mapolresta Samarinda, polisi dengan persenjataan lengkap bersiaga di sekitar polres. Polres yang biasanya pada hari minggu sepi, mendadak ramai.
Pasalnya, sesaat setelah kejadian itu, aparat gabungan langsung melacak keberadaan tempat tinggal dan orang-orang yang kenal dengan pelaku.
Anggota Gegana tampak mondar mandir mengantar barang bukti berupa serpihan ledakan ke ruang Unit Jatanras Satreskrim Polres.
Selain barang bukti berupa puing ledakan, aparat juga membawa sebuah koper yang diduga milik pelaku, lalu terdapat beberapa jeriken, dan kardus. (Tribun Kaltim)
Selengkapnya, Baca di Harian Warta Kota Edisi Senin 14 November 2016