Sabtu, 11 April 2026

Penipu Penjual Tiket DWP Lewat Situs Online Ditangkap Polisi

Penyelenggara Djakarta Warehouse Project yang akan diselenggarakan 9-10 Desember 2016 di JIExpo Kemayoran dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab

Warta Kota/Bintang Pradewo
Komplotan penipu asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan mengelabui para calon konsumen dengan cara membuat website yang menyerupai website asli DWP. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Penyelenggaran Djakarta Warehouse Project (DWP) yang akan diselenggarakan 9 sampai 10 Desember 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Dengan cara menduplikasi atau membuat website yang meniru website DWP yang asli, komplotan penipu asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan mengelabui para calon konsumen.

Terungkapnya kasus penipuan pembelian tiket secara online itu setelah ada pembeli yang komplain dengan penyelenggara.

Setelah itu, sekitar 3 minggu lalu, penyelenggara melaporkan kejadian itu kepada Polda Metron Jaya.

Akhirnya, seorang pelaku bernama Lasellomo alias Omo (31) berhasil ditangkap di rumahnya di Perumahan Jasmin 3, Jalan Kelapa Gading Blok E no 9, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Senin (7/11/2016).

Sementara satu pelaku Amran yang memiliki situs online DWP palsu itu masih menjadi buronan aparat kepolisian.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto menjelaskan pelaku penipuan itu menggunakan modus membuat website tiruan seolah-olah itu asli.

Website DWP asli adalah djakartawarehouse.com. Sedangkan, pelaku membuat website DWP.com yang tampilan dan isinya hampir sama dengan website asli.

"Tampilannya sama dan teknis hampir sama. Kebetulan penyidikan pertengahan Oktober lalu satu kelompok dengan penipuan online dengan modus anak sakit. Pelaku berhasil ditangkap di Kota Pare-Pare, Sulawesi," kata Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (13/11/2016).

Menurutnya, keuntungan para pelaku yang sudah melakukan penipuan ini sudah ratusan juta rupiah.

Namun, saat ini masih dalam tahap penyelidikan aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Ternyata kelompok yang melakukan penipuan website DWP ini masih memiliki relasi dengan kasus anak sakit yang kami rilis minggu lalu. Kaintannya antara lain, mereka berasal dari daerah yang sama Ciderap. Kedua pelaku membeli rekening tabungan dari kelompok-kelompok tipu-tipu online modus anak kemarin," ucapnya.

Tiket Rp 800.000

Hendro, Legal Officer Ismaya Live yang merupakan penyelenggara DWP mengaku berterimakasih atas kerja kepolisian yang berhasil cepat mengungkap kasus tersebut.

Menurutnya, pihaknya tidak memberikan ganti rugi terhadap para konsumen. Karena mereka merasa juga menjadi korban dari tindakan kriminal penipuan tersebut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved