Melongok Lebih Dekat Pasar Hewan Tertua Di Jatinegara, Ada Apa Saja ya?
Pengujung yang datang ke pasar hewan ini akan ramai dikunjungi ketika hari libur, Sabtu, dan Minggu.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto
WARTA KOTA, JATINEGARA -- Pasar hewan Jatinegara yang terletak di Jalan Matraman Raya, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, merupakan pasar hewan tertua dijakarta.
Sejak dulu pasar ini dikenal sebagai tempat menjual berbagai jenis hewan peliharaan.
Yang dijual pun beraneka ragam mulai dari jenis hewan melata, burung, Ikan, Ayam, dan berbagai jenis hewan lainnya.
Harga yang ditawarkan pun relatif murah tergantung dari jenis hewan dan dari segi keunikannya.
Jika hewan memiliki segi unik ataupun langka, maka harga yang dibandrol pun cukup tinggi, namun walau begitu peminat hewan tidak mempersoalkan hal itu.
Pantauan Warta kota dilokasi sudah terlihat jelas ketika melewati Jalan Matraman Raya, Bali Mester, Jatinegara, atau tepat di depan SMPN 14 Jakarta hingga pintu masuk pasar hewan, kandang-kandang burung berjejer disepanjang trotoar.
Pengunjung yang datang pun parkirkan kendaraanya disepanjang jalan, padahal kondisi jalanan dikawasan itu kerap kali macet.
Tidak hanya itu sebagian pedagang pun memanfaatkan fasum trotoar yang seharusnya diperuntukan pengguna pejalan kaki tapi digunakan untuk berdagang.
Ketika masuk ke area dalam pasar sisi kiri maupun kanan akan tampak jelas berbagai jenis burung yang dijajakan di sini.
Pasar yang tradisional yang terletak beberapa blok dari Stasiun Jatinegara juga menyediakan aneka jenis hewan peliharaan. Seperti Kucing Persia, Ayam hias, Musang madu, musang pandan, Kelinci, Marmoot, Hamster, burung Hantu jenis Serak Jawa (Tyto Alba) Celepuk Reban (Otus Lempiji) monyet pantai, aneka tupai mulai tupai biasa kekes sampai tupai terbang (Sugar Glider), kadal, monyet, tokek, dan aneka jenis burung ocehan.
Menurut Usman (46) salah seorang pedagang mengatakan pasar ini memang sudah ada puluhan tahun lalu, namun ia tidak tahu persis kapan pasar ini ada.
"Pasar ini sudah lama, semua orang juga sudah kenal pasar ini sebagai pasar burung," katanya kepada Warta Kota, Kamis (10/11/2016).
Pria asal Sumedang ini memang sudah lama menekuni profesi sebagai pedagang hewan, saat ini, ia menjual aneka jenis burung, seperti beo, perkutut, nuri, dan berbagai jenis burung lainya.
Walau sudah lama berjualan burung, ia mengaku belum berfikir untuk mencoba usaha selain berjualan burung ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/hewan_20161110_201320.jpg)

