Rabu, 22 April 2026

Menara Saidah

Daripada Jadi Rumah Hantu, Wagub DKI: Menara Saidah Akan Diambil Alih Pemprov DKI

Keberadaan Menara Saidah, Jakarta Selatan, yang miring kini menjadi polemik dan akan diambil alih Pemprov DKI.

Editor: Suprapto
rumah.com
Menara Saidah 

WARTA KOTA, PALMERAH—  Keberadaan Menara Saidah, Jakarta Selatan, yang miring kini menjadi polemik.  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengambil alih atau membongkar gedung tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat telah menginstruksikan Dinas Penataan Kota DKI Jakarta untuk mengaudit gedung itu. Menurutnya, gedung kosong yang masih bersengketa untuk sementara bisa dimanfaatin oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kita sudah minta tolong untuk diaudit Dinas Tata Kota, sampai kita mau robohin. Tapi, katanya sengketa. Saidah itu udah sengketa rame dan katanya miring. Waktu itu kita undang Dinas Tata Kota, katanya konstruksinya masih oke," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Baca: Inilah Penyebab Menara Saidah Ditinggal Penyewanya

Menurutnya daripada gedung itu tidak digunakan maka akan menjadi gedung berhantu. Sehingga, kata dia, lebih baik dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Kalau masalah gedung seperti itu bisa kita manfaatin," ucap dia.

Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah berkordinasi dengan pemilik. Menurutnya, selama sengketa lahan atau gedung belum ada putusan dari pengadilan atau inkrah maka bisa digunakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sama kaya gedung yang belum selesai. Kayak yang ada di depan kantor PDI. Ada gedung yang belum selesai dan mau jadi apa apartemen kaya gitu?" tanya Djarot.

Audit

Kepala Dinas Penataan Kota DKI Jakarta, Benny Agus Chandra mengatakan ada beberapa gedung yang sudah dilakukan audit. Seperti Menara Saedah dan Gedung yang berada di Cikini atau depan kantor DPP PDIP. Namun, dia belum mau menyebutkan gedung lainnya yang sudah dilakukan audit.

"Nanti kita lihat. Harusnya dia yang robohin. Datanya saya nggahafal. Gedung yang diaudit adalah yang kebanyakan sudah lama (tua)," ucapnya.

Tidak Tahu

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi terlihat kaget mendengar isu Menara Saedah ingin dibongkar. Menurutnya, dia belum mendapatkan informasi terkait pembongkaran yang akan dilakukan pada gedung miring tersebut. "Saedah yang mana? Yang mau nertibin siapa? Ngga ngerti saya dan belum di cek," kata Tri Kurniadi.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan, Syukria menuturkan bahwa Menara Saedah sudah terbih Sertifikat Layak Fungsi (SLF). Sehingga, dia tidak mengetahui mengapa gedung itu direncanakan Dinas Penataan Kota DKI untuk dibongkar.

"Yang saya tahu itu sedang sengketa. Ngga ada masalah kok dengan gedung itu. Karena ada SLF-nya," ucap Syukria.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved