Hii Ngeri, Monyet Menyerang Warga, Petugas Terpaksa Beri Makanan

Petugas mengambil langkah antisipasi dengan cara memberi makan dan tidak melakukan penangkapan seperti rencana semula.

Hii Ngeri, Monyet Menyerang Warga, Petugas Terpaksa Beri Makanan
bbc.co.uk
Jumlah monyet macaques rhesus meningkat secara signifikan. 

Hal itu dilakukan karena pada tanggal tersebut sedang berlangsung penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas).

"Nantinya pemberian makan akan dilakukan setiap tiga hari sekali di titik-titik rawan dimana monyet yang biasa hidup di sana berpapasan dengan pengunjung Jambore. Sehingga diharapkan kegiatan yang ada tidak akan terganggu," ungkapnya.

Perwakilan Yayasan International Animal Rescue, Marko justru menyarankan agar monyet-monyet tersebut tidak diatasi dengan cara diberikan makan. Ia khawatir hal tersebut justru akan membuat kawanan monyet datang.

"Solusi bagusnya kita halau aja kalau ketemu dia (monyet). Tapi biasanya kalau kita tidak ganggu, dia tidak akan serang," ujarnya.

Marko mengaku pihaknya dilibatkan untuk menghalau kawanan monyet tersebut agar tidak mengganggu para pengunjung.

Untuk itu pihaknya mengerahkan tiga sampai empat petugas di lokasi-lokasi yang dianggap rawan untuk mengantisipasi kejadian serupa dikemudian hari.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Kementerian Lingkungan Hidup, Julian Martoni, mengatakan habitat monyet di kawasan Jambore diketahui ada empat kelompok dimana tiap-tiap kelompok terdiri dari puluhan monyet.

"Kami dapat informasi di kamp dekat lapangan terbang ada yang digigit monyet. Sehingga akhirnya kami turun tangan untuk melakukan antisipasi dikemudian hari," ujar Julian. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved