Kasus Pembunuhan
Nur Asih Pernah Ditampung di Rumah Purnawirawan Polri
Nur Asih (24), korban pembunuhan yang jenazahnya ditemukan di Kali Ciliwung, diketahui sangat jarang berkomunikasi dengan keluarganya di Palembang.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Nur Asih (24), korban pembunuhan yang jenazahnya ditemukan di Kali Ciliwung, Sukmajaya, Depok, diketahui sangat jarang berkomunikasi dengan keluarganya yang ada di Palembang, Sumatera Selatan dalam dua tahun terakhir ini.
Nur Asih diketahui pernah ditampung atau bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumah seorang purnawirawan Polri di Jambi.
Di Jambi pula, Nur Asih menikah dan akhirnya pergi meninggalkan Jambi.
Hal itu dikatakan Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan, Kamis (28/7/2016).
"Dari informasi yang didapat korban jarang berkomunikasi dengan keluarga di Palembang, sejak meninggalkan Palembang 2014," katanya.
Nur Asih saat itu berada di Jambi dan bekerja sebagai PRT di rumah seorang purnawirawan Polri.
"Untuk mendalaminya kami bekerjasama dengan kepolisian di Jambi dan Palembang," katanya.
Selain itu, kata Harry, penyidik Polresta Depok dijadwalkan terbang ke Palembang menemui keluarga korbabn.
Wakapolresta Depok AKBP Candra, mengatakan di Jambi korban sempat menikah dan tidak lama kemudian langsung ijin pamit pergi untuk mencari kerja bersama suaminya.
"Setelah itu tidak ada kabar lagi dari korban," kata Candra.
Akhirnya kata dia Nur Asih ditemukan tewas di Kali Ciliwung, Depok, Minggu (24/7/2016) lalu.
Terungkapnya identitas Nur kata Candra setelah polisi melakukan pencocokan sidik jari korban dengan sidik jari bank data KTP elektronik yang ada di kepolisian.
"Dari pencocokan ada 15 titik kesamaan sidik jari, yang membuat kami yakin korban adalah Nur Asih. Sebab untuk mengungkap sidik jari hanya butuh 12 titik kesamaan, namun dalam hal ini 15 titik," kata Candra.
Dari hasil otopsi dipastikan Nur Asih adalah korban pembunuhan. Di jasadnya ditemukan bekas bacokan senjata tajam di dahi, cekikan di leher dan hantaman benda tumpul di dada.
Otopsi juga menyebutkan Nur Asih hamil muda dan diduga diperkosa sebelum dibunuh. Nur Asih diperkirakan tewas sekitar dua jam sebelum jenasahnya ditemukan, pukul 06.00, Minggu (24/7/2016) pagi. Ini berarti kemungkinan Nur yang dalam kondisi habis dianiaya, dibuang ke Kali Ciliwung, Minggu dinihari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151207-mayat_20151207_170957.jpg)