Lebaran 2016

20 Plang PO Bus di Terminal Pulogadung Dicopot

Sedikitnya 20 plang PO (Perusahaan Otobus) yang masih beroperasi di Terminal Pulogadung, dicopot oleh Dishubtrans DKI Jakarta, Senin (18/7/2016).

20 Plang PO Bus di Terminal Pulogadung Dicopot
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sejumlah bus PO (Perusahaan Otobus) yang melayani rute Jawa Tengah dan Jawa Timur masih beroperasi di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (21/6). 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Sedikitnya 20 plang PO (Perusahaan Otobus) yang masih beroperasi di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, dicopot oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Senin (18/7/2016).

Tindakan tersebut dilakukan karena sesuai perjanjian sudah tidak boleh lagi beroperasi.

Kepala UPT Terminal Dishubtrans DKI, Mohammad Faisol mengatakan, pencopotan dilakukan supaya bus-bus yang sebelumnya beroperasi di Terminal Pulogadung segera pindah ke Terminal Pulogebang.

"Saat ini sudah ada 20 plang PO bus tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang kami tertibkan, sisanya ada 66 yang akan menyusul (ditertibkan)," katanya, Senin (18/7/2016).

Faisol menceritakan penertiban dilakukan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya dimana pihak PO meminta agar pemindahan ke Terminal Pulo Gebang dilakukan setelah Lebaran.

"Nah sekarang kan sudah lepas Lebaran tapi mereka masih melayani penumpang di Terminal Pulogadung sehingga perlu dilakukan tindakan tegas," ujar Faisol.

Diharapkan dengan tindakan yang diambil tersebut, penggunaan Terminal Pulogebang bisa menjadi lebih maksimal.

"Selama ini kan mereka masih memilih bertahan karena sudah nyaman, makanya sulit dipindahkan. Namun kami tetap harus terus melakukan tindakan tegas," ucapnya.

Selain pencopotan plang PO bus, Dishubtrans DKI juga menindak bus-bus yang masih nekat masuk dan melintas ke Terminal Pulogadung.

Bahkan sedikitnya 15 bus AKAP diberikan sanksi karena masih nekat berupaya masuk ke dalam terminal.

"Empat bus langsung kami kandangkan karena surat-surat seperti KIR dan lainnya mati," kata Kasi Ops Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Boval Juliansyah.

Boval menjelaskan penertiban yang dilakukan pihaknya sempat mendapatkan penolakan dari para PO bus dengan langsung menggelar aksi demo.

Kedepannya Boval menegaskan pihaknya akan menyiagakan petugas di sejumlah titik untuk mencegah bus kembali masuk ke Terminal Pulogadung.

"Nantinya petugas juga akan menggiring bus-bus itu untuk diarahkan ke Terminal Pulogebang. Kalau memang nanti masih ada bus yang juga membandel, akan langsung kami beri sanksi tilang," tegasnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved