Sabtu, 18 April 2026

Napi Kabur

Buronan Pemerkosa Diringkus, Keluarganya Histeris

Saat Anwar diringkus polisi, keluarganya sempat berteriak histeris.

Istimewa
Selebaran Sayembara polisi untuk menangkap Rizal alias Anwar, Napi kasus perkosaan dan pembunuhan ?yang kabur dari Rutan Salemba. 

WARTA KOTA, SEMANGGI-Polisi meringkus Rizal alias Anwar bin Kiman (26) di perkampungan terpencil di Kabupaten Bogor.

Saat polisi memborgol Anwar dan membawanya, kakak dan ibunya berteriak-teriak histeris.

Anwar diringkus polisi di rumah bilik peninggalan kakeknya, Kamis (14/7/2016).

Rumah itu berada di persawahan yang dikelilingi hutan. Letaknya di Kampung Barengkok, RT 6/4, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Saat Anwar digiring, Linda (29)-kakak dan Wanyoh (60)-ibunya, berteriak-teriak histeris.

Teriakannya terlalu keras, sampai tak jelas lagi apa bunyinya.

Keduanya berteriak di sebuah tanah kosong dekat rumah ibunya.

Letaknya sedikit berjalan kaki dari tempat persembunyian Anwar.

Beberapa kerabat lekas menenangkan keduanya. Seorang lelaki bernama Okin (52) cepat-cepat memegang Linda dari belakang, menenangkan perempuan itu yang mulai histeris dan melonjak-lonjak.

"Saya baru ketemu dia. Jangan diapa-apain adik saya," teriak Linda sambil menangis.

Di belakangnya Okin memegangnya erat.

Walau sudah dipegang, Linda masih saja melonjak-lonjak. Bahkan ia sempat jatuh.

Bajunya yang longgar sampai tertarik tak beraturan.

Wanyoh lebih kacau lagi.

Perempuan kurus dengan keriput di sekujur tubuh itu berlari ke arah iring-iringan mobil polisi yang berjalan lambat, lalu menghalang-halanginya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved