Selasa, 21 April 2026

Ledakan

Ada Ledakan di Saluran Air di Depok, Satu Orang Terluka

Sebuah ledakan disertai api terjadi di Perumahan Pondok Sukmajaya Permai, RT 5/3, Blok F 6/12, Depok, Minggu (3/7) pagi sekira pukul 08.00.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Lokasi kejadian, ledakan dari saluran air atau got di Perumahan Pondok Sukmajaya Permai, Sukmajaya, Depok, Minggu pagi. Polisi menenangkan warga sekaligus saksi mata. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sebuah ledakan disertai api terjadi di Perumahan Pondok Sukmajaya Permai, RT 5/3, Blok F 6/12, Sukmajaya, Depok, Minggu (3/7) pagi sekira pukul 08.00.

Ledakan berasal dari selokan atau saluran air di depan salah satu rumah warga.

Akibat peristiwa ini, seorang warga yakni Dusnawati (58) mengalami sejumlah luka bakar. Tangan kanan, sebagian rambut dan sebagian wajahnya sempat tersambar api.

Dusnawati langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Aparat Polresta Depok yang menerima laporan peristiwa ini, langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Selain mengakibatkan seorang warga terluka, rumah dan satu warung kelontong di depan got dimana ledakan berasal juga tampak rusak.

Indra Jaya (63) suami Dusnawati menuturkan saat kejadian istrinya Dusnawati sedang duduk-duduk di depan rumah atau sekitar 2 meter dari selokan rumahnya.

Sementara ia bersama dua anaknya sedang tidur-tiduran di dalam rumah.

"Tiba-tiba ada suara ledakan, lalu api keluar dari dalam got menyambar istri saya yang teriak. Tangan kanan istri saya dan sebagian rambutnya terkena sambaran api. Kami langsung bawa istri ke rumah sakit," kata Indra.

Menurut Indra akibat ledakan itu, teras rumahnya berantakan.

Beberapa bagian plafon dan pagar rumah menjadi rusak.

Selain itu kata dia, ledakan juga membuat rusak warung klontong tetangganya, Novi.

Etalase warung pecah dan membuat rumahnya berantakan termasuk plafon rumah.

Novi menuturkan saat ledakan terjadi ada suara seperti gemuruh dan getaran dari dalam tanah.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan menuturkan pihaknya sudah memeriksa lokasi kejadian bersama tim Gegana.

Sampai kini, Harry mengaku masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan.

"Penyebabnya masih diselidiki. Dugaan bisa apa saja. Lokasi kejadian sudah kami pasangi police line agar tidak dilintasi sementara waktu," katanya.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved