Rabu, 8 April 2026

Advertorial

Solusi Telkom untuk Percepatan Implementasi Smart City di Indonesia

Living Lab Smart City Nusantara merupakan sebuah fasilitas bagi pemerintah daerah dan kota untuk mengimplementasikan Smart City atau Kota Cerdas

Editor: Andy Prayogo

Telkom Indonesia meresmikan Living Lab Smart City Nusantara tahap pertama, Kamis (19/5/2016). Living Lab Smart City Nusantara merupakan sebuah fasilitas bagi pemerintah daerah dan kota untuk mengimplementasikan Smart City atau Kota Cerdas di daerah masing-masing.

“Ini sebagai salah satu implementasi nyata yang diberikan Telkom dalam mewujudkan Smart City yang efektif, efisien serta sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah, yang selanjutnya diberi nama Smart City Nusantara,” ungkap Muhammad Awaluddin selaku Direktur Enterprise & Business Service Telkom.

Lebih lanjut dikatakan, Living Lab Smart City Nusantara merupakan sebuah laboratorium atau bengkel di mana pelanggan bisa mengetahui, mencoba dan merasakan manfaat dari solusi smart city.

“Living Lab tahap I ini berisi Ruang Desain, Ruang Pertemuan, Ruang Kontrol, Ruang Server dan co-working Space. Berikutnya akan diselesaikan Living Lab tahap II yang berisi semua Smart Solution untuk smart city,” papar Awaluddin.

Selain peresmian, dikesempatan yang sama, Telkom Indonesia juga melaksanakan beberapa kesepakatan kerjasama diantaranya penandatanganan Letter of Intent dengan ITB tentang kolaborasi pengembangan layanan Smart City, Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kabupaten Trenggalek tentang pengembangan Smart City Trenggalek serta Kontrak Layanan M2M (Machine to Machine) dengan PD Kebersihan Kota Bandung tentang pengelolaan mobil kebersihan.

"Kami berharap Living Lab Smart City dapat memberikan solusi atas kebutuhan layanan smart city pada pemerintah daerah dan kota. Dengan begitu, pemerintah dapat meningkatkan kualitas tata kelola daerah yang efisien dan efektif." jelas Awaluddin.

Tiga pilar

Secara umum, konsep dari Smart City Nusantara berisikan 3 pilar utama, yaitu: Smart ICT Infrastructure (Infrastruktur Cerdas), Smart Intergated ICT Ecosystem Management (Sistem pintar yang terintegrasi untuk manajemen ekosistem daerah), dan Smart Solution (Solusi Cerdas).

Smart ICT Infrastructure, merupakan pilar utama dari penerapan solusi – solusi Smart City Nusantara. Pilar ini berisikan seluruh infrastruktur yang dibutuhkan pada suatu Pemda yang akan mendukung tergelarnya seluruh smart solution pada suatu daerah.

Di dalam pilar ini terdapat beberapa komponen diantaranya: Support Application Platform (Dukungan Platform Aplikasi), Data center / cloud services (Pusat data / layanan cloud), Connectivity (koneksi), Data Sharing Platform / Big Data (Platform pembagian data), Devices (Perangkat), dan Platform yang terintegrasi.

Smart Intergated ICT Ecosystem Management, merupakan pilar kedua yang berisikan seluruh solusi Telkom Group yang dibagi ke dalam 3 ekosistem utama yaitu: Smart Government (Pemerintahan Cerdas), Smart Industry (Industri Cerdas) dan Smart Citizen (Penduduk Cerdas).

Seluruh solusi Telkom Group tersebut terhimpun di dalam sebuah kumpulan solusi yang disebut dengan Vertical Solution (solusi vertikal) yang akan mensolusikan setiap permasalahan daerah dan dapat dimonitor dan dikontrol oleh Pemerintah Daerah setempat secara langsung.

Smart Solution (Solusi Cerdas), merupakan pilar teratas dari penerapan konsep Smart City Nusantara. Pilar ini berisikan solusi-solusi berbentuk informasi yang ditujukan untuk masyarakat sebagai pengguna dari setiap vertical solution di pilar ke-2. Smart Solution ini terdiri dari : Intelligent Action (Aksi cerdas), Proactive Alert (Tingkat kewaspadaan yang proaktif), Realtime Pattern Detection (Deteksi pola secara realtime), dan Complex Event Processing (Memproses kejadian secara kompleks).

Seluruh proses dari pilar ketiga ini bertujuan untuk menciptakan sebuah keadaan atau kondisi untuk memprediksi (predictive), untuk mencegah (preventive) dan mengadaptasi (adaptive) terhadap setiap keadaan yang akan terjadi, sedang terjadi dan telah terjadi pada sebuah kota. Dalam keadaan darurat (urgent), seluruh stakeholder dari sebuah daerah akan mendapat informasi secara realtime, akurat dan langsung sehingga dapat melakukan suatu tindakan yang tepat.

Tiga kunci

Ada tiga kunci penerapan Smart City Nusantara. Pertama, Smart Technology atau pemanfaatan teknologi melalui perangkat dan aplikasi solusi cerdas. Kedua, Smart Resources yaitu pengelolaan sumber daya (People, Infrastructure, financial, time, dst) yang cerdas, efektif dan efisien.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved