Calon Kapolri
Ini 9 Tugas Top Urgent yang Harus Dilakukan Tito, Saat Jabat Kapolri
Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane menilai ada 9 tugas yang menjadi prioritas Komjen Tito Karnavian jika nanti dilantik jadi Kapolri.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai ada sembilan tugas yang menjadi prioritas Komjen Tito Karnavian jika nanti dilantik dan terpilih menjadi Kapolri.
Kesembilan tugas ini, kata Neta, merupakan top urgent yang harus menjadi program jangka pendek dan perlu dituntaskan segera. Karena, semuanya menyangkut kepentingan anggota Polri maupun masyarakat banyak.
Sembilan hal atau tugas top urgent yang patut segera diwujudkan Tito saat menjadi Kapolri tersebut, menurut Neta, adalah :
1. Segera membuat Call Center
2. Memperbaiki Pelayanan Publik,
3. Membenahi sistem pendidikan Polri
4. Mewujudkan rekrutmen berbasis kompetensi dengan assesment system
5. Memperkuat sistem pengawasan internal agar Polri berani bersikap tegas untuk menghukum dan memproses polisi polisi brengsek,
6. Menata penggunaan anggaran pengadaan agar tepat guna
7. Memperjuangkan renumerasi 100 persen untuk anggota Polri
8. Menuntaskan 9 kasus korupsi yang pernah dibongkar Buwas (seperti kasus Pelindo 2 dan kasus Pertamina Foundation)
9. Menuntaskan Operasi Tinombala dengan segera menangkap Santoso.
"IPW berharap Tito tidak bersikap seperti kapolri kapolri sebelumnya yang terlalu banyak bicara gombal tentang reformasi Polri. Padahal memberantas percaloan dalam pengurusan SIM saja tidak mampu," kata Neta, Kamis (22/6/2016).
Menurutnya hal ini sangat sangat ironis, karena reformasi Polri sudah berjalan 27 tahun dan retorika perubahan kepolisian pun selalu dikumandangkan.
"Tapi faktanya untuk mengurus SIM saja publik masih diteror dengan aksi percaloan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tito_20160622_172654.jpg)