Ramadan 2016
Dishubtrans DKI Ungkapkan 456 Bus masih tidak Laik Beroperasi
Pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, pun saat ini tengah melakukan uji kir kepada seluruh bus angkutan Lebaran. Sebanya
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, BALAIKOTA - Kesiapan angkutan Lebaran 2016 di Jakarta hingga kini masih dalam tahap persiapan. Salah satunya kesiapan armada bus hingga terminalnya.
Pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, pun saat ini tengah melakukan uji kir kepada seluruh bus angkutan Lebaran. Sebanyak 12 terminal disiapkan.
Kepala Terminal DKI Jakarta, Muhammad Faisol, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan pembenahan 12 terminal.
"Sampai saat ini kami masih terus berbenah di 12 terminal untuk arus mudik Lebaran. Seluruh fasilitas dan infrastrukturnya kamis sedah benahi," kata Faisol, ketika dihubungi, Minggu (12/6/2016).
Perbaikan yang dilakukan yaitu antara lain memasang papan petunjuk atau rambu, loket tiket, musala, ruang tunggu penumpang, ruang istirahat sopir, dan lainnya.
Selain itu, juga tengah dilakukan uji kir atau uji kelaikan bagi seluruh bus-bus angkutan Lebaran.
Mulai berjalan pada 6 Juni hingga 22 Juni 2016, yang digelar di terminal-terminal angkutan Lebaran.
"Kami uji kelaikan dari pukul 09.00 sampai 12.00, tapi dari pengecekan bus itu hanya 12 persen yang layak operasi," katanya.
Tidak Laik
Menurut Faisol, sampai saat ini sudah terdapat 508 bus yang uji kelaikan. Dari jumlah tersebut, hanya 52 bus yang layak operasi.
"Rata-rata mereka belum memenuhi persyaratan kelaikan bus, seperti ban menggunakan vulkanisir, kaca pecah, tidak ada palu pemukul kaca, tidak dilengkapi kotak P3K, dan lainnya," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan mengantisipai calo-calo tiket yang hingga kini masih menjamur di terminal.
Salah satunya dengan menurunkan petugas Dishub dan kepolisian serta TNI.
"Tiap terminal, khusus menangani calo akan kami turunkan 10 orang petugas Dishub. Dibantu TNI dan Polri," katanya.
Tak hanya itu, nantinya menjelas masuknya masa arus mudik, akan digelar tes kesehatan sopir bekerjasama bekerjasama Dinas Kesehatan DKI. Serta tes urin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160612-bus_20160612_185942.jpg)