Enam Remaja Pesta Miras Oplosan Diamankan Polisi
Enam remaja yang sedang berpesta miras oplosan jenis ciu di Jalan Nangka, Beji, Depok, diamakan aparat Polsek Beji, Minggu (15/5) dini hari
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Enam remaja yang sedang berpesta minuman keras (miras) oplosan jenis ciu di Jalan Nangka, Beji, Depok, diamakan aparat Polsek Beji, Minggu (15/5) dini hari.
Mereka lalu didata dan dibina sebelum akhirnya dikembalikan ke keluarga masing-masing.
Kepala Kepolisian Sektor Beji, Komisaris Ni Gusti Ayu Supiati menuturkan di Jalan Nangka, Beji, Depok memang kerap dijadikan pesta miras sejumlah remaja dan pemuda.
Karenanya saat menggelar razia, Minggu dinihari, pihaknya menyasar lokasi tersebut dan mendapati 6 remaja sedang berpesta miras oplosan jenis ciu di sana.
"Mereka kita minta menyanyikan lagu Indonesia Raya serta menyebutkan Pancasila, selain membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Setelah itu mereka kita kembalikan ke keluarga yang menjemput mereka," kata Gusti.
Depok pemasok miras oplosan
Masih adanya remaja dan pemuda yang berpesta miras oplosan di Depok bukanlah suatu hal yang aneh, meski sejak lama Depok melarang peredaran dan penjualan minuman keras (miras) di sana.
Sebab terungkap bahwa Kota Depok lah yang merupakan pemasok miras oplosan ke sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.
Miras oplosan jenis ciu yang dipasok dari Depok ke Jabotabek ini, disimpan dan diolah di sebuah rumah sekaligus gudang di Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok, yang dikelola oleh Ny H (45), istri seorang polisi.
Rumah sekaligus gudang miras, baik miras pabrikan dan miras oplosan ini sudah berkali-kali dirazia aparat.
Namun H tetap terus membuka usahanya, karena sanksi yang diberikan sesuai Perda Depok tentang Miras, sangat ringan yakni hanya denda ratusan ribu rupiah saja.
Terakahir kali gudang miras milik H dirazia Satpol PP Depok Selasa (10/5) lalu.
Di sana didapati ratusan miras pabrikan dan ribuan liter miras oplosan yang disimpan di tiga toren air atau tangki penampungan air di dalam rumah.
Yono, pedagang miras oplosan di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, sekaligus warung jamu, mengaku selama dua tahun ini selalu mendapat pasokan miras dari gudang miras milik H di Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok.
Bahkan kata Yono, miras oplosan dari rumah milik H itu juga disuplai sampai ke Bogor, Tangerang dan Bekasi.
"Saya setiap beli ke sana, beli dua dirigen miras oplosan. Satu dirigen buat saya, satu lagi buat teman saya yang buka warung jamu dan jual miras juga di Pasar Induk Kramatjati," kata Yono.