Ujian Nasional
Tinjau UN, Wali Kota Depok Pastikan Hari Pertama UN SMP Lancar
Saya meminta para siswa untuk tenang dan fokus dalam mengerjakan soal UN
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Pada hari pertama pelaksaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, Senin (9/5/2016) Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad meninjau pelaksanaan UN di SMPN 12 Depok di Jalab Banjaran Pucung, Cilangkap, dan di SMP Tritura, di Jalan Raya Cilangkap, Tapos.
Dari peninjauan itu, Idris memastikan bahwa pelaksanaan UN SMP di Depok di hari pertama ini berjalan lancar.
Dalam kesempatan itu, Idris sempat berbincang sesaat dengan para peserta UN SMP.
"Saya meminta para siswa untuk tenang dan fokus dalam mengerjakan soal UN," kata Idris, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila, Senin.
Ia mengatakan hari pertama UN SMP di Depok berjalan sangat lancar dimana pendistribusian soal UN ke semua sekolah setingkat SMP/MTS di Depok berjalan sangat baik.
"Dengan kordinasi bersama kepolisian, pendistribusian soal tidak mengalami kendala sama sekali," katanya.
Idris berharap, semua siswa peserta UN SMP di Depok bisa mengerjakan soal dengan baik. Dari sini, kata Idris, dirinya percaya sekolah lebih mengedepankan kejujuran yang ditanamkan ke siswa sejak dini dibanding hasil. "Sebab walau hasilnya baik, jika didapat dengan curang, maka itu semuanya sia-sia," kata dia.
Sementara itu, Kepala Disdik Depok, Herry Pansila menjelaskan dari 26 SMP/MTS Negeri di Kota Depok, dipastikan tidak ada satupun yang menggelar Ujian Nasional (UN) berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) tahun ini.
Menurut Herry, SMP dan MTS yang menggelar UN CBT atau berbasis komputer di Depok tercatat hanya 3 sekolah dan semuanya adalah sekolah swasta. Yakni SMP Lazuardi, SMP Pribadi dan MTS Al Hamidiyah.
"Jadi UN CBT tingkat SMP dan MTS di Depok digelar di sekolah swasta. Sementara untuk sekolah negeri belum," kata Herry.
Ia menuturkan semua SMP/MTS negeri di Depok dinyatakan belum siap menggelar UN CBT dimana hal itu dilihat dari faktor sarana dan prasarana serta kemampuan siswa.
Sehingga semua siswa SMP/MTS negeri di Depok akan menjalani UN mulai Senin (9/5/2016) sampai Kamis (12/5/2016) dengan sistem paper atau kertas ujian dan kertas jawaban.
Ia menuturkan untuk UN CBT atau berbasis komputer yang dilakukan di dua SMP swasta dan satu MTS Swasta, akan diikuti oleh 206 siswa.
"Dimana 102 siswa adalah siswa SMP di SMP Lazuardi dan SMP Pribadi, serta 104 siswa MTS Al Hamidiyah," kata Herry.
Herry menuturkan untuk seluruhnya tercatat sebanyak 26.957 siswa SMP/MTS dan Kejar Paket B di Kota Depok yang akan menjalani ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTS mulai Senin (9/5/2016) sampai Kamis (12/5/2016) mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160509-mohammad-idris-abdul-shomad_20160509_144739.jpg)