Meneledani Kegigihan RA Kustiyah
RA Kustiyah, tidak lain adalah sosok Nyi Ageng Serang. Dia adalah pahlawan nasional yang mungkin hampir terlupa. barangkali karena namanya tak sepopul
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, PONDOKGEDE - Tidak banyak kisah RA Kustiyah berdengung di ranah publik, khususnya di masa sekarang.
Padahal, kisah hidupnya, bisa menjadi inspirasi bagi para wanita.
Banyak hal yang bisa dipetik dari sosok putri bangsawan itu.
Sikapnya yang merakyat, mengayomi dan rela berkorban demi kepentingan yang lebih besar, kepentingan rakyat dan tanah air. Siapakah dia sebenarnya?
RA Kustiyah, tidak lain adalah sosok Nyi Ageng Serang.
Dia adalah pahlawan nasional yang mungkin hampir terlupa. barangkali karena namanya tak sepopuler RA Kartini atau Cut Nyak Dien.
Namun, yang pasti, tetapi beliau sangat berjasa bagi negeri ini. Kegigihannya, patut untuk diteladani.
Perjanjian Gayatri tahun 1755, telah membagi kerajaan Mataram menjadi Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.
Pangeran Notoprojo bekas Panglima Perang Mangkubumi kemudian dilantik sebagai Adipati Serang (sekarang daerah Grobogan, Jawa Tengah). Daerah ini merupakan daerah penghasil utama kayu jati.
Tindakan semena-mena Belanda yang menebangi hutan jati, tidak berkenan di hati Adipati Notoprojo.
Begitu pula dengan masyarakat setempat. Adipati Notoprojo bersama seorang putrinya, RA Kustiyah (kemudian mendapat julukan Nyi Ageng Serang), kemudian menyusun rencana untuk melakukan perlawanan kepada Belanda.
Sebagai balasan, Serang diserang secara besar-besaran oleh pihak Belanda dari arah Grobogan.
Walaupun diserang dengan mendadak dan dengan jumlah dan kekuatan tentara besar, pasukan Serang tetap berjuang dengan gigih dan melakukan perlawanan mati-matian.
Dalam suatu pertempuran yang sangat sengit putra Penembahan Natapraja, saudara laki-laki Nyi Ageng Serang, gugur.
Pimpinan dipegang langsung sendiri oleh Nyi Ageng Serang dan berjuang terus dengan gagah berani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160504meneledani-kegigihan-ra-kustiyah_20160504_142728.jpg)