Selasa, 14 April 2026

Bocah Hilang

Breaking News: Bocah Santri di Depok Hilang, Diduga Diculik

Saya yakin anak saya sudah diincar penculiknya

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kholid Muhammad Zaki (12) santri di Pesantren Nuruz-Zahroh di Jalan Juanda, Depok, hilang sejak Senin (28/3/2016) lalu. 

WARTA KOTA, DEPOK - Kholid Muhammad Zaki (12) santri di Pesantren Nuruz-Zahroh di Jalan Juanda, Depok, hilang sejak Senin (28/3/2016) lalu. Dari keterangan sejumlah santri lainnya, Kholid diduga kuat diculik oleh dua orang yakni seorang lelaki dan perempuan.

Mereka datang ke asrama pesantren dan mengaku sebagai kerabat Kholid, sebelum akhirnya membawa Kholid dengan sepeda motor.

Orangtua korban, Oki Muryono (40) warga Perumahan Bungur Asri, Blok Kopassus, RT 4 RW 9, Kelurahan Nanggerang, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mengaku sudah melaporkan hilangnya Kholid ke Mapolresta Depok, Selasa (29/3/2016) malam.

Namun sampai, Senin (4/4/2016) atau sekitar sepekan setelah hilangnya Kholid, Oki mengaku belum mendapat informasi apapun tentang keberadaan putranya itu.

Oki menuturkan Kholid menjadi santri di Pesantren Nuruz-Zahroh sejak Juli 2015 atau sekitar 10 bulan lalu. Sejak itu kata dia, anaknya tinggal di asrama pesantren Nuruz-Zahroh di Jalan Juanda, Depok.

Ia mengatakan, pada Senin (29/3/2016), hari dimana Kholid menghilang, anaknya itu diketahui tidak berada di dalam kelas di pesantren.

Dari ketengan rekan-rekannya, Kholid dijemput di asrama, oleh seorang lelaki berkumis dan perempuan berjilbab hitam serta berpakaian serba hitam.

Karena anaknya tidak dalam kelas, pihak pesantren mengirim pesan singkat ke Oki bahwa anaknya tidak masuk kelas dan diduga kabur.

Mendapat informasi itu, kata Oki, pihaknya mendatangai pesantren ke esokan harinya, Selasa (29/3/2016). "Saat itu anak saya juga belum kembali ke pesantren. Di rumah kerabat kami di Depok juga tak ada," katanya.

Karena sampai malam hari, anaknya tak juga kembali, ia melaporkannya ke Mapolresta Depok.

Apalagi, kata Oki, setelah ia menanyai rekan-rekan Kholid sesama santri di sana diketahui bahwa mereka melihat dua orang, yakni seroang lelaki dan perempuan membawa Kholid dengan motor.

"Kakak kelas anak saya, namanya Husni, bilang bahwa Kholid dijemput seorang laki-laki yang masuk ke asrama. Sementara seorang perempuan berjilbab dan pakaian hitam menunggu di luar asrama dengan motor," kata Oki.

Setelah itu, kedua orang itu membawa Kholid dengan sepeda motor.

"Saya yakin anak saya sudah diincar penculiknya," kata Oki.

Apalagi kata dia, dari keterangan pihak pesantren, lelaki yang menjemput Kholid, mengaku ia adalah saudara dan kerabat ayah Kholid.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved