Perayaan Imlek
Vihara Amurva Bumi Terendam Banjir, Warga Tetap Beribadah
Hong Wie mengaku ditengah genangan air, warga masyarakat Tiong Hoa tetap beribadah dan bersyukur kepada sang pencipta.
WARTA KOTA, SETIABUDI - Pada malam pergantian Tahun Baru Imlek atau kerap disebut Sinchia, Minggu (7/2) malam, warga keturunan Tiong Hoa tetap merayakan ibadah di Vihara Amurva Bumi (Hoktek Tektjeng Sin-red). Walaupun, Vihara yang berada di Jalan Satrio Raya nomor 2, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan dilanda musibah banjir.
Untungnya, air yang meluap dari Kali Krukut itu tidak sampai masuk altar maupun pelataran Vihara yang sudah berdiri sejak ratusan tahun itu.
Namun, halaman dari Vihara itu tergenang air sampai ketinggian antara 30 centimeter sampai 40 centimeter.

Hong Wie (60) Pengurus Vihara Amurva Bumi saat ditemui di Vihara Amurva Bumi menuturkan peristiwa banjir terjadi pada pukul 20.00 sampai 23.00.
Padahal, sebanyak 300 warga Tiong Hoa ingin berdoa di klenteng tersebut.
"Mungkin air limpahan dari Hulu yaitu Bogor sudah ngga bisa menampung. Sehingga Kali Krukut meluap semalam dan membuat terjadinya genangan sampai 40 centimeter," kata pria yang tinggal di Karet RT 2 RW 01, Setiabudi, Jakarta Selatan itu, Senin (8/2).
Untungnya, kata dia, jalannya ibadah dalam perayaan sinchia itu berjalan dengan lancar dan aman.
Menurutnya, memang kesepakatan dari para warga yang beribadah di Vihara dilakukan pada pukul 22.00 WIB.
Karena mereka harus merayakan Tahun Baru Imlek Monyet Api bersama keluarganya.
"Yang banjir hanya di halaman parkir. Sehingga, kita arahkan ke Gedung Standard Chartered. Amanlah dan lancar kemarin perayaan Hari Raya Imlek. Karena sebagian warga yang individual berdoa dengan khusuk," ucapnya.
Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2015 lalu, Vihara itu tidak terkena musibah banjir.
Namun, tahun 2014 memang ada musibah banjir setinggi 150 centimeter.
Dia berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa mengeruk Kali Krukut.
Agar, lumpur dan endapan di Kali Krukut tidak menyumbat dan mengakibatkan banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160208vihara-amurva-bumi-terendam-banjir-warga-tetap-beribadah_20160208_113716.jpg)