Bom Sarinah

Pengamat: Waspadai Simpatisan ISIS

Menurut pengamat teroris Al Chaidar, mungkin akan ada serangan lanjutan di kota-kota lain seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan.

Warta Kota
Tim Densus 88 menggeledah rumah terduga teroris pemboman sarinah 

WARTA KOTA, PALMERAH - SETELAH menyerang polisi dan warga sipil di kedai kopi Starbucks dan Pos Polisi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pendukung kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diperkirakan akan terus menyiapkan teror berikutnya yang sasarannya kota besar, di luar Jakarta.

Serangan kelompok teroris di Jalan MH Thamrin, dekat pusat perbelanjaan Sarinah yang ditujukan kepada polisi dilakukan pendukung ISIS.

Menurut pengamat teroris Al Chaidar, mungkin akan ada serangan lanjutan di kota-kota lain seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan.

Pola serangan bom dan penembakan warga sipil yang dilakukan pendukung kelompok teroris ISIS lainnya diduga akan berlangsung di pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan.

Biasanya di pusat-pusat keramaian seperti mal-mal atau Pos Polisi.

Polisi ditarget kelompok ISIS karena sudah menangkap teman-teman mereka yang dituduh teroris.

Indonesia ditarget ISIS karena warganya muslim terbesar. Tapi, penguasanya mereka nilai zalim dan kapitalis.

Sejauh ini, ISIS belum menjadi apa-apa di Indonesia.

Tetapi, patut diwaspadai kepulangan sekitar 600 orang simpatisan ISIS dari Suriah.

Secara umum kelompok pro-ISIS di Indonesia masih tergolong memiliki kekuatan kecil.

Alhasil, masyarakat tak perlu khawatir berlebihan dengan ancaman teror mereka.

Kalau kekuatannya besar, geger Paris kedua bisa terjadi di Jakarta dimana serangan terjadi di beberapa titik secara serentak. (tribun)

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved