RSUD Kota Bekasi Kekurangan Mobil Ambulans
Hanya ada tiga ambulans yang beroperasi di RSUD Bekasi.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi mengaku, kekurangan mobil ambulans. Padahal keberadaan mobil ambulans bisa membantu mengevakuasi pasien dari dan ke rumah sakit pelat merah tersebut.
"Hanya ada tiga ambulans yang beroperasi di RSUD Bekasi dan itu jumlahnya memang kurang untuk menunjang pasien," ujar Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Titi Masrifahati di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (11/1).
Titi mengatakan, sebetulnya ada enam mobil ambulans yang baru diserah terimakan Desember 2015 lalu. Namun seluruhnya belum dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan alasan baru proses serah terima. "Kami upayakan secepatnya, agar mobil ambulans bisa segera dilengkapi STNK untuk bisa dioperasikan," kata Titi.
Hal berbeda diungkapkan, Kepala Rumah Tangga RSUD Kota Bekasi, Neni.
Menurut dia, enam armada itu telah dilengkapi STNK bersamaan dengan mobil tersebut diserahkan.
"Jadi, penyerahan mobil sudah berikut STNK nya," kata Neni.
Meski demikian, kata Neni, mobil baru itu sifatnya hanya situasional. Artinya, hanya digunakan apabila jumlah pasien yang hendak memakainya membludak. "Kami utamakan tiga mobil yang lama dulu, tapi bila ada pasien yang lain yah kami operasikan," ujar Neni.
Neni menjelaskan, secara keseluruhan ada 12 ambulans di sana. Tiga di antaranya rusak parah karena faktor usia. Pihak rumah sakit tidak lagi mengoperasikan mobil tersebut, karena biaya perawatannya cukup tinggi.
Sementara satu dari sembilan armada yang ada, tidak bisa digunakan untuk jarak jauh atau hanya bisa dipakai di dalam di kota.
Menurut dia, sebelum adanya penambahan enam armada, rumah sakit hanya menggunakan tiga armada untuk membantu pasien.
Oleh karena itu, kinerja ketiga mobil itu cukup tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150917-mobil-ambulans2_20150917_162457.jpg)