Rabu, 8 April 2026

Tenis

Nadal Terhempas oleh Djokovic di Qatar Terbuka

Petenis peringkat satu dunia itu bermain nyaris tanpa cela dan menang 6-2, 6-1 pada pertandingan yang hanya berlangsung satu jam 13 menit.

WARTA KOTA, DOHA - Novak Djokovic memenangi gelar pertamanya tahun 2016 dengan permainan tenis "sempurna" untuk menaklukkan saingan terberatnya Rafael Nadal dalam pertandingan final Qatar Terbuka, Sabtu (9/1).

Petenis peringkat satu dunia itu bermain nyaris tanpa cela dan menang 6-2, 6-1 pada pertandingan yang hanya berlangsung satu jam 13 menit.

Kemenangan tersebut bukan hanya mengamankan gelar ke-60 petenis Serbia itu, namun juga berarti dia untuk pertama kalinya unggul dalam persaingan dengan Nadal, memenangi 24 dari 47 pertandingan yang mereka.

"Saya bermain tenis cukup sempurna hari ini, dari awal saya mampu melepaskan setiap tembakan dengan cara yang saya inginkan," kata Djokovic.

Ia menambahkan bahwa ia memainkan tenis terbaik dalam karirnya, "Ini terasa dekat dengan kesempuraan."

"Dari poin pertama sampai yang terakhir saya mampu menerapkan taktik dan strategi saya, dan apa yang sudah saya persiapkan, dan kondisinya menguntungkan saya."

Nadal pun memujinya, mengatakan dia belum pernah melihat seorang pun memperlihatkan penampilan seperti Djokovic.

"Pertandingannya mudah dianalisis," kata Nadal kepada para pewarta.

"Saya bermain melawan petenis yang melakukan semuanya dengan sempurna. Saya tahu tidak seorang pun bermain tenis seperti ini. Sejak saya tahu olahraga ini, saya tidak pernah melihat seorang pun bermain di level ini."

Djokovic brilian sepanjang pertandingan dan kemenangannya begitu komprehensif hingga itu akan mengirim pesan ke seluruh dunia tenis bahwa ia akan kembali mendominasi tahun ini seperti yang dia lakukan pada 2015, dengan memenangi tiga dari empat turnamen utama.

Ia membuat 30 pukulan kemenangan, tujuh break point dan dia hanya menghadapi satu yang sesuai dugaan, dia amankan.

Selama sepekan di Qatar ia tidak kehilangan satu set pun dan kemenangannya berarti ia memenangi satu-satunya turnamen yang belum pernah dicapainya sampai final pada 2015.

Disaksikan orang-orang yang memenuhi bangku penonton, termasuk para pemain dan ofisial dari Bayern Munich serta pelatih Pep Guardiola, hasil ini tidak pernah meragukan.

Djokovic mematahkan serve Nadal dua kali pada masing-masing set dan ia mengendalikan sepanjang pertandingan.

Nadal baru bisa mengisi papan skor pada game keempat, namun itu terbukti hanya berlangsung singkat karena Djokovic memenangi set pertama dalam 30 menit.

Sumber:
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved