Rabu, 22 April 2026

Kasus Pembunuhan

Anak Pembantai Ibu Kandung Dibawa ke RSJ Bogor

Pelaku pembunuhan ibu kandung, Kusnadi alias Empay warga Kampung Puncaktamiang, Sukabumi dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Cilendek, Bogor.

Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SUKABUMI - Pelaku pembunuhan ibu kandung, Kusnadi alias Empay warga Kampung Puncaktamiang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Cilendek, Bogor.

"Empay yang telah membunuh ibu kandungnya sendiri yakni Ejum (71) warga Desa/Kecamatan Curugkembar dengan cara menggorok leher sang ibu, kami bawa ke RSJ untuk diperiksa kejiwaannya. Ini kami lakukan untuk mengetahui sejauh mana sakit jiwa yang dialami oleh tersangka," kata Kapolsek Curugkembar, Ipda Dadi kepada wartawan, Kamis (10/12/2015).

Menurut Ipda Dadi, selama mengalami gangguan kejiwaan pelaku pembunuhan ini tidak pernah diperiksa secara medis karena keterbatasan ekonomi keluarganya, bahkan informasinya penyakit kejiwaan yang diidap oleh pelaku sudah 7 tahun.

Untuk memberangkatkan tersangka ke RSJ pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan pihak medis kecamatan setempat, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan Muspika Curugkembar.

Diharapkan setelah mendapatkan rekam medis terkait kejiwaannya, pihaknya bisa melakukan langkah hukum selanjutnya, karena selama penyidikan dan pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku pembunuhan ini, pihaknya kesulitan berkomunikasi bahkan jawaban tersangka selalu berubah-ubah dan tidak menunjukan rasa penyesalan.

"Nanti setelah ada rekam medisnya, kami akan melakukan penanganan hukum lebih lanjut. Untuk hasil olah TKP sudah dilakukan dan barang bukti golok yang digunakan tersangka untuk menggorok ibunya pun sudah disita. Namun, dari sedikit keterangan yang kami peroleh dari tersangka, pembunuhan ini dilakukan karena tersangka mendengar bisikan gaib," kata Ipda Dadi.

Sebelumnya pada Rabu, (9/12/2015), warga Curugkembar dikejutkan dengan penemuan jasad seorang lansia yang lehernya terdapat luka gorok.

Ternyata pelaku pembunuhan tidak lain adalah anak kandung korban yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, dari tangan pelaku polisi juga menyita golok berlumuran darah yang digunakan untuk menggorok leher ibunya.

Pembunuhan ini diduga dilakukan tersangka pada tengah malam atau saat ibunya tengah terlelap tidur. (Antara)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved