Citizen Journalism
Antara Koppig dan Senyuman Jokowi
Beberapa media, kini ramai mewartakan bagaimana Jokowi begitu koppig dan murah senyum dalam menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan yang mendera b
WARTA KOTA, PALMERAH - Ciri khas Presiden kita adalah orang yang koppig dan murah senyum.
Beberapa media, kini ramai mewartakan bagaimana Jokowi begitu koppig dan murah senyum dalam menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan yang mendera bangsa yang kini dipimpinnya.
Kata koppig berasal dari bahasa Belanda yang artinya keras kepala. Bung Karno pernah menjuluki Bang Ali Sadikin koppig dalam memimpin dan membangun Jakarta karena cara dan tindakannya yang penuh kontroversi dan ditentang berbagai pihak. Namun tetap keras kepala menjalankan segala kebijakannya.
Kini, kata koppig didekatkan, dianalogikan kepada Jokowi plus kata senyuman. Mengapa? Kisah Jokowi memimpin Kota Solo, pernah melawan perintah Gubernurnya waktu itu.
Bahkan ketika Gubernur marah karena sikap Jokowi yang koppig, Jokowi malah tersenyum kepada media, ketika diwawancara.
Berdasarkan rekam jejak lainnya, Jokowi juga melakukan sikap koppig dan senyum kepada petinggi partai yang mengusungnya KIH, kepada lawan politiknya di KMP.
Kepada Budi Gunawan, kasus terbaru Freeport, kasus pembekuan PSSI, juga kepada FIFA, hingga kepada negara-negara lain.
Sebetulnya koppig atau stubborn (Inggris) atau keras kepala tidak selalu jelek.
Stubborn dalam konotasi yang jelek itu adalah bandel dan keras kepala, sedangkan dalam konotasi yang bagus adalah mempunyai keteguhan, tidak mudah goyah kalau melakukan sesuatu karena didasari sebuah kebenaran.
Stubborn yang benar adalah melakukan sesuatu didasari sebuah kebenaran, sedangkan stubborn yang salah adalah pembenaran diri yang sifatnya subyektif.
Keras kepala menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI), bisa dikategorikan adalah tegar tengkuk, tidak mau mendegar nasihat orang atau sikapnya melawan. Indikasi stubborn atau keras kepala?
Tidak mau mendengarkan nasihat orang lain, sikapnya melawan, tidak menurut bahkan memberontak, tidak mau melakukan perintah orang lain, bahkan jika mengatakan iya tapi tidak melakukan merupakan indikasi keras kepala/stubborn.
Manakah koppig atau stubborn yang dimiliki Jokowi? Yang berkonotasi jelek dan salah, atau yang berkonotasi baik dan benar?
Sementara senyum Jokowi dapat didekatkan dengan makna, senyuman adalah hal yang mudah kita lakukan, namun tak semua orang bisa melakukannya. Terlebih ketika peraasaan kita sedang tidak enak, marah ataupun jengkel.
Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stres dan daya tarik kita. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150606-fadli-zon_20150606_052939.jpg)