Kamis, 23 April 2026

Inilah Alasan Pasar Pramuka Pojok Jadi Sarang Pemalsuan

Polisi mencap Pasar Pramuka Pojok sebagai sarang pemalsu di Jakarta.

Ilustrasi ijazah palsu. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polisi mencap Pasar Pramuka Pojok sebagai sarang pemalsu di Jakarta.

Tapi sebenarnya ini imbas dari tak dibutuhkannya lagi jasa pengetik dan para pemilik kios tetap berusaha mempertahankan bisnisnya.

Maka orderan pemalsuan pun diterima.

Pasar ini masuk wilayah RW 06, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen,Jakarta Pusat. Lebih dikenal dengan Pasar Pramuka Pojok atau Pasar Matraman.

Tapi nama sebenarnya adalah Pasar Pramuka Jati.

Jarkasyi Royani (62), warga setempat yang pernah berbisnis jasa pengetikan dan tahu persis perkembangan pasar itu, menceritakan hal tersebut kepada Wartakotalive.com di rumahnya, Minggu (22/11).

"Dulu di tahun 1980an sampai pertengahan 1990an, pasar itu dikenal sebagai Pasar Skripsi. Semua anak kuliah kalau mau mengetik skripsi, maka akan datang ke Pasar Pramuka Pojok itu. Sebab jasa pengetik mesin tik handal ada disana," kata Jarkasyi.

Jarkasyi mengaku dulu punya usaha percetakan sekaligus jasa pengetikan.

Letaknya dekat dengan Pasar Pramuka Pojok.

Bahkan Dia mendirikan usaha itu lantaran tergiur manisnya bisnis tersebut di tahun-tahun itu.

"Tahun 1980an itu masa emas usaha jasa pengetikan. Sampai pertengahan tahun 1990an masih okelah," kata Jarkasyi.

Tapi, kata Jarkasyi, saat melewati pertengahan tahun 1990an, bisnis jasa pengetikan dan percetakan melewati masa sulit.

Krisis moneter menghadang di tahun 1998.

"Bisnis percetakan saya habis tahun-tahun itu," ujar Jarkasyi.

Tambah parah, ucapnya, omzet usaha jasa pengetikannya pun merosot jauh.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved