Lahan GOR Cilandak Dijadikan Parkiran Gerobak PKL dan Mobil
Itu mah bangunan sudah hancur dan rata dengan tanah sejak setahun lalu.
WARTA KOTA, CILANDAK - Lahan seluas sekitar 2 hektar di Gelangang Remaja Kecamatan Cilandak di Jalan KH Muhasyim terlihat hanya sebagai parkiran gerobak pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan roda empat milik warga. Gedung olahraga yang sudah dihancurkan sejak 2 tahun lalu itu hingga kini terbengkalai tampa adanya pembangunan.
Pantauan Warta Kota, lahan milik Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta itu hanya tersisa lahan yang dipenuhi rumput ilalang. Tidak ada aktifitas olahraga disana. Yang ada hanya beberapa sekelompok pemuda yang memanfaatkan lahan di pohon rindang untuk tempat berkumpul.
Jarot (60), salah seorang warga sekitar menuturkan bahwa rencana pembangunan Gelangang Remaja itu sudah lama diwacanakan Pemprov DKI. Namun, hingga kini pembangunan belum terlaksana.
"Itu mah bangunan sudah hancur dan rata dengan tanah sejak setahun lalu. Karena sudah dibongkar warga jadi kesulitan mencari tempat sarana olahraga," kata bapak tiga orang anak itu di Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/11).
Menurutnya tadinya Gelangang Remaja itu dipenuhi fasilitas seperti lapangan bulu tangkis, voli, dan bola basket. Untuk menikmati fasilitas olahraga itu dipungut biaya retribusi. Namun, kini tidak ada lagi sarana olahraga bagi warga Cilandak.
"Sekarang pindah tempat olahraganya jauh di Pasar Minggu. Karena disini ngga ada lahan lagi," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa masyarakat mengetahui rencana renovasi Gelanggang Remaja Kecamatan Cilandak. Namun, dia menduga karena anggaran terlalu besar maka pembangunan dibatalkan.
"Jadi terbengkalai begini karena pengajuan anggarannya besar. Sebenarnya bangunan Gelanggang Olahraga disini dulunya masih bagus. Tapi, kok malah dihancurin," ucapnya.
Menertibkan Gerobak
Sementara itu, Camat Cilandak, Danny Sukma mengatakan gerobak PKL yang ada di lahan GOR akan dipindahkan. Menurutnya, banyaknya gerobak itu karena ditinggalkan oleh pemiliknya.
"Bozz.. gerobak PKL di GOR sudah didatangi lurah. Dia (PKL) janji besok akan dipindahkan karena pemiliknya tidak ada di tempat," ucapnya.
Seharusnya, kata dia, pembangunan GOR Kecamatan Cilandak dilaksanakan pada tahun 2015. Akan tetapi, karena gagal lelang maka pembangunan itu terhenti.
"Tahun kemarin kan anggaran renov dihapuskan. Jadi proses tender terhambat. Tapi, tahun 2015 ini juga ga jalan dan kelihatannya gagal," ungkapnya.
Kepala Sudin Olahraga dan Pemuda Jakarta Selatan, Dahlan mengaku kalau pihaknya tidak melakukan rehab pembangunan GOR. Semua kewenangan kini berada di Dinas Olahraga dan Pemuda DKI. "Rehab GOR ga ada di sudin," kata dia dalam pesan singkatnya.
Program 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151110-gor-cilandak_20151110_170641.jpg)